Empat Santri Subulussalam Wakili Kota di MTQ XXXVII Aceh
GERTAK.ID – Kota Subulussalam kembali berpartisipasi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVII tingkat Provinsi Aceh yang digelar di Kabupaten Pidie Jaya.
Tahun ini, empat santri terbaik dari Pondok Pesantren Raudatul Zannah Almuhaiminun dipercaya untuk mewakili Kota Subulussalam. Mereka adalah Athiyya Rihhadatul ‘Aisy Zahra, Jellyanti, Saritilawah, dan Mardhatillah.
Keempatnya akan berlaga dalam beberapa cabang perlombaan yang menuntut kemampuan membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an secara mendalam.
“Kami sangat bangga dan berharap para santri dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, sekaligus mengharumkan nama Kota Subulussalam di tingkat provinsi,” ujar Ramona, salah satu perwakilan pesantren.
Diharapkan Jadi Inspirasi bagi Generasi Muda
Partisipasi keempat santri ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pihak pesantren, tetapi juga bagi masyarakat Subulussalam. Kehadiran mereka di arena MTQ menjadi simbol semangat keagamaan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan generasi muda.
Pemerintah Kota Subulussalam juga memberikan dukungan moral dan doa agar para peserta dapat tampil maksimal serta membawa pulang prestasi terbaik.
Ajang MTQ sendiri menjadi wadah penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual dan membangun karakter masyarakat yang berlandaskan Al-Qur’an. Selain itu, kompetisi ini menjadi sarana untuk menjaring potensi qari dan qariah muda yang dapat mewakili Aceh di tingkat nasional.
“Semoga keempat santri ini dapat menunjukkan penampilan terbaik dan membawa pulang hasil yang membanggakan bagi kota dan pesantren mereka,” tutur Ramona menutup pernyataannya.
Apakah Anda ingin saya ubah gaya tulisannya agar lebih feature human interest (dengan sentuhan kisah perjuangan para santri dan suasana keberangkatan), atau tetap straight news seperti gaya berita utama media nasional?
Artikel Terkait
Polda Kepri Bersama BNNP Kepri Gelar Operasi Pemulihan Terpadu Di Kampung Madani Kelurahan Muka Kuning Puluhan Warga Diamankan
Ketua DIKPI Bertemu Promedia Lewat Inisiatif Pemred INIKEBUMEN,Bahas Kepolisian Lebih Luas