Temui Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pramono Anung Janjikan Biaya Pengobatan Ditanggung Pemprov DKI

Photo Author
Ryo Saputro, Gertakberita.com
- Jumat, 7 November 2025 | 20:51 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, ungkap Pemprov akan tanggung biaya korban ledakan SMAN 72 Jakarta. (Instagram/pramonoanungw)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, ungkap Pemprov akan tanggung biaya korban ledakan SMAN 72 Jakarta. (Instagram/pramonoanungw)

Gubernur DKI Pramono Anung Jenguk Korban Ledakan Masjid SMAN 72, Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung Pemprov

GERTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjenguk para korban insiden ledakan di Masjid SMAN 72, Jakarta Utara, yang tengah dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih, pada Jumat (7/11/2025) sore.

Dalam kunjungan tersebut, Pramono menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang terjadi bertepatan dengan waktu salat Jumat.

“Pemerintah DKI Jakarta sungguh berduka atas kejadian di SMAN 72, tepat saat umat sedang melaksanakan salat Jumat,” ujar Pramono kepada awak media.


Pemprov DKI Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Korban

Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban, baik yang dirawat di RSI Cempaka Putih maupun di rumah sakit lain.

“Semua tanggungan rumah sakit sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah DKI. Di manapun korban dirawat, akan tetap kami tanggung,” tegasnya.

Gubernur memastikan Pemprov DKI akan hadir dan memberikan pendampingan bagi seluruh korban hingga kondisi mereka pulih.

“Pemerintah tidak akan lepas tangan. Semua korban akan kami dampingi hingga sembuh,” tambahnya.


Sebagian Korban dalam Kondisi Sadar

Pramono juga mengungkapkan bahwa sebagian besar korban yang dijenguknya dalam keadaan sadar dan dapat diajak berkomunikasi.

“Beberapa korban masih bisa diajak berbicara. Hanya satu pasien yang akan menjalani operasi,” jelasnya.

Menurut data terbaru yang diterima pemerintah daerah, sebanyak 55 korban telah teridentifikasi dan seluruh biaya perawatan mereka akan ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta.


Polisi Buka Posko di Dua Rumah Sakit

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyatakan pihak kepolisian telah membuka dua posko informasi dan bantuan bagi keluarga korban di RS Yarsi dan RSI Cempaka Putih.

“Posko dibuka untuk membantu keluarga mencari anggota keluarganya yang menjadi korban ledakan,” kata Asep di RSI Cempaka Putih.

Berdasarkan data sementara, tercatat 54 orang menjadi korban, dengan tingkat luka yang bervariasi — mulai dari ringan hingga sedang.

“Sebagian korban mengalami luka bakar dan luka akibat serpihan kaca. Ada juga beberapa yang sudah diperbolehkan pulang,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ryo Saputro

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X