Ketua APDESI Lebak : Semangat Sumpah Pemuda Jadi Energi untuk Membangun Desa

Photo Author
Atippudin - BiroLebak, Gertakberita.com
- Senin, 27 Oktober 2025 | 08:37 WIB

Lebak, Gertak.id - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Lebak, H. Ajat Sudrajat, mengajak seluruh generasi muda di wilayah Lebak menjadikan Hari Sumpah Pemuda ke-97, 28 Oktober 2025, sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan membangun desa dengan kerja nyata.

H. Ajat, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak boleh hanya menjadi simbol peringatan, tetapi harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata oleh pemuda desa.

“Sumpah Pemuda adalah warisan berharga yang mengajarkan kita arti persatuan dan tanggung jawab terhadap masa depan bangsa. Pemuda desa hari ini harus menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar penonton,” ujar H. Ajat Sudrajat, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada inisiatif, kreativitas, dan semangat gotong royong anak muda. APDESI Lebak berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan komunitas pemuda dan karang taruna agar peran mereka semakin terasa dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin desa-desa di Lebak menjadi ruang bagi tumbuhnya ide-ide baru dari pemuda. Dengan semangat Sumpah Pemuda, kita jadikan desa sebagai pusat perubahan dan kemajuan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Citorek Sabrang, Kecamatan Cibeber, H.Suarta Atmawijaya, mendukung penuh seruan Ketua APDESI dan menilai bahwa peran pemuda di tingkat lokal memang semakin penting di era digital saat ini.

“Pesan Ketua APdesi Lebak itu sangat tepat. Di desa, kami mulai melihat banyak pemuda yang berinisiatif membangun kegiatan sosial, usaha kecil, hingga pelatihan teknologi. Pemerintah desa siap mendampingi agar semangat itu terus tumbuh,” ujar H.Suarta.

Sementara itu, Pemuda asal Desa Maraya Kecamatan Sajira, Anex mengapresiasi sikap para Kepala desa yang kini lebih banyak melibatkan kaum muda di Desa dalam program pembangunan.

"Kami merasa diberi ruang untuk berpartisipasi. Banyak teman-teman muda yang ingin berkontribusi, asal diberi kesempatan. Sumpah Pemuda bagi kami bukan hanya seremoni, tapi pengingat bahwa masa depan bangsa ada di tangan generasi sekarang,” kata Anex.

Anex menambahkan, kehadiran APDESI sebagai wadah komunikasi antar kepala desa menjadi momentum penting untuk mendorong sinergi lintas desa, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan literasi digital pemuda.

“Kalau setiap desa bisa bergerak bersama, dampaknya akan besar. Pemuda bisa saling belajar, dan desa bisa maju bersama,” ujarnya.

Dalam momentum peringatan Sumpah Pemuda tahun ini, APDESI Kabupaten Lebak juga mendorong setiap desa untuk menggelar kegiatan reflektif dan kreatif, seperti diskusi kebangsaan, serta menggali potensi karya anak muda desa.

"Dari desa kita bangun bangsa. Semangat Sumpah Pemuda harus terus menyala dimulai dari langkah-langkah kecil di desa,” tutup H. Ajat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Atippudin - BiroLebak

Tags

Rekomendasi

Terkini

X