Kolaborasi Pemkot Pekalongan–BI Tegal, 2,2 Ton Beras Premium Dibagikan untuk Cegah Stunting

Photo Author
Admin GRT, Gertakberita.com
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 00:07 WIB

Gertak.Id | Kota Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal menyalurkan bantuan beras premium kepada 442 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berisiko stunting. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Mataram, Kamis (16/10/2025), sebagai bagian dari peringatan Hari Pangan Sedunia ke-80.

Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid (Aaf), menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam menjaga ketahanan pangan dan menekan angka stunting di daerahnya. Ia menekankan bahwa penanganan stunting tidak hanya berkaitan dengan gizi, tetapi juga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bergizi bagi masyarakat. “Melalui bantuan ini, kami berharap kebutuhan gizi keluarga berisiko stunting dapat terpenuhi dan angka stunting bisa terus menurun,” ujarnya.

Kepala KPw BI Tegal, Bimala, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara BI, Pemkot Pekalongan, Bulog, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam memperkuat ketahanan pangan. Sebanyak 2,2 ton beras premium dari PT Bulog disalurkan kepada 442 KPM di 14 kelurahan. “Program ini juga mendukung fokus utama TPID dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, kelancaran distribusi, serta komunikasi kebijakan pangan,” katanya.

Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, menuturkan bahwa setiap keluarga penerima mendapatkan lima kilogram beras premium. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti di tengah harga beras yang masih tinggi, terutama bagi keluarga dengan anak-anak berisiko stunting. “Kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi Pekalongan yang sehat, kuat, dan cerdas,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan, Lili Sulistyowati, menambahkan bahwa penyaluran bantuan ini bersinergi dengan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Selain bantuan beras, kegiatan GPM juga diramaikan dengan donor darah dan pembagian bibit tanaman pangan gratis. “Melalui sinergi antara BI Tegal, Pemkot, dan masyarakat, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting di Kota Pekalongan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Admin GRT

Rekomendasi

Terkini

X