Sekolah di Pekalongan Kini Terapkan Deep Learning, Ubah Pola Belajar Konvensional

Photo Author
Administrator, Gertakberita.com
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 13:21 WIB

Gertak.Id | Kota Pekalongan – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan mulai menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam atau Deep Learning di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA sederajat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan sekaligus penyesuaian terhadap kebijakan baru Kementerian Pendidikan pada Tahun Ajaran 2025/2026.

Penerapan Deep Learning tersebut disosialisasikan melalui kegiatan Talk Show dan Pameran Pembelajaran Mendalam di Aula SMA Negeri 1 Kota Pekalongan, Jumat (10/10/2025). Sekitar 190 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru hadir untuk berbagi praktik baik serta menampilkan hasil karya siswa yang telah mengadopsi prinsip pembelajaran mendalam di sekolah masing-masing.

Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dindik Kota Pekalongan, Moch Ubaidillah, menjelaskan bahwa Deep Learning bukan kurikulum baru, melainkan pendekatan yang menekankan pada pemahaman makna dan penerapan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. “Prinsipnya bukan seberapa banyak materi diajarkan, tetapi seberapa dalam siswa memahami dan menikmati proses belajar,” ujarnya.

Menurut Ubaidillah, melalui pendekatan ini siswa diharapkan tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga mampu berpikir kritis, reflektif, dan mandiri. Ia berharap inovasi tersebut mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat karakter peserta didik di Kota Pekalongan.

Sementara itu, Koordinator Pengawas Dindik Kota Pekalongan, Supriyono, menilai Deep Learning dapat menjadi solusi dalam menekan angka anak tidak sekolah (ATS). “Ketika anak merasa belajar itu bermakna dan menyenangkan, motivasi mereka meningkat. Inilah yang ingin kami bangun melalui pendekatan baru ini,” ungkapnya. Ia menambahkan, penerapan Deep Learning menjadi tonggak penting transformasi pendidikan di Kota Pekalongan menuju pembelajaran yang lebih kreatif, adaptif, dan berpusat pada siswa. (mflh)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X