Aksi Penembakan di Kalisemen Topo, Lima Warga Jadi Korban

Photo Author
Administrator, Gertakberita.com
- Jumat, 17 Oktober 2025 | 10:37 WIB

Nabire, Papua Tengah —
Suasana di wilayah Kalisemen Topo, Distrik Nabire Barat, mendadak mencekam pada Jumat (17/10/2025) malam sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIT, setelah terjadi aksi penembakan yang mengakibatkan lima orang menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia (MD) di tempat kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber lapangan, identitas para korban masing-masing adalah:

1. YM (38), laki-laki, PNS, warga Kalibobo Putaran 2 — mengalami enam luka robek di bagian lengan kiri, bawah ketiak, dan perut sebelah kiri.

2. AK (45), laki-laki, warga SP 2 Nabire Barat — mengalami luka tembak di lengan kiri, dengan pecahan proyektil ditemukan dalam hasil visum.

3. MM (42), laki-laki, PNS, salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Nabire — mengalami luka lecet di wajah akibat serpihan kaca kendaraan.

4. AR, laki-laki, warga Kelurahan Wonorejo, Nabire — mengalami luka tembak pada kedua lengan bagian kiri dan kanan.

5. MS (51), laki-laki, warga Topo Jaya, Distrik Uwapa — mengalami luka tembak di kepala bagian belakang kanan dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

 

Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Nabire untuk mendapatkan penanganan medis, sementara jenazah korban meninggal dunia dibawa ke ruang jenazah untuk pemeriksaan lanjutan.

Menurut keterangan sementara, peristiwa terjadi di ruas jalan utama Kalisemen Topo. Di lokasi kejadian ditemukan dua unit mobil, yakni Hilux double cabin dan Kijang, serta satu unit sepeda motor yang berada di sekitar lokasi saat penembakan terjadi. Beberapa kendaraan tampak rusak dengan lubang-lubang yang diduga akibat tembakan.

Pihak keamanan gabungan telah tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pengamanan area. Hingga kini, motif penembakan belum diketahui, sementara aparat masih terus mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti di lapangan.

Pihak keamanan menyampaikan bahwa perkembangan kasus akan disampaikan secara resmi dan mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X