BPK RI Turun ke Lebak, Periksa Sektor Pendidikan dan Perumdam Tirta Kalimaya

Photo Author
Atippudin - BiroLebak, Gertakberita.com
- Jumat, 17 Oktober 2025 | 06:54 WIB

Lebak, Gertak.id — Inspektorat Kabupaten Lebak menyatakan dukungan penuh terhadap pemeriksaan yang tengah dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Pemeriksaan tersebut menyoroti dua sektor strategis, yakni pendidikan dan layanan air bersih yang dikelola perusahaan daerah.

Inspektur Inspektorat Lebak, Rusito, menjelaskan bahwa pemeriksaan BPK telah dimulai beberapa hari lalu dengan fokus pada dua bidang utama.

“Pemeriksaan pertama mencakup peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dasar tahun 2024 hingga triwulan III tahun 2025. Fokusnya pada perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban dana APBD serta BOSP agar kualitas layanan pendidikan semakin baik,” kata Rusito, Jumat (17/10/2025).

Selain sektor pendidikan, BPK juga memeriksa kinerja Perumdam Tirta Kalimaya, khususnya pada aspek distribusi air bersih dan pelayanan pelanggan. Pemeriksaan tersebut menitikberatkan pada efektivitas pengelolaan, tingkat kehilangan air, optimalisasi instalasi, hingga kebijakan tarif yang diterapkan.

“Inspektorat Lebak siap mendukung penuh proses pemeriksaan ini melalui koordinasi dan penyediaan data. Kami berkomitmen menjaga integritas agar hasil audit dapat memperkuat tata kelola sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik di Lebak,”lanjutnya.

Sebelumnya, kedatangan tim BPK ke Kabupaten Lebak disambut langsung oleh Bupati Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya. Dalam pertemuan itu, pihak BPK yang diwakili oleh Ari Endarto, Kepala Bidang Pemeriksaan BPK RI, menjelaskan bahwa audit kali ini terbagi dalam dua tim.

“Satu tim fokus pada pemeriksaan sarana dan prasarana pendidikan, sedangkan tim lainnya mengaudit pengelolaan operasional Perumdam Tirta Kalimaya,”papar Ari.

Audit sudah berlangsung selama 30 hari, terhitung sejak 25 Agustus hingga 23 September 2025. Menurut Ari, pemeriksaan ini penting untuk memastikan kepatuhan Pemkab Lebak dalam pengelolaan anggaran serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“BPK hadir sebagai pengawas independen untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai aturan dan bebas dari penyimpangan,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Hasbi Jayabaya menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai pemeriksaan BPK menjadi momentum penting untuk memperbaiki dan memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah.

“Saya sangat mengapresiasi langkah BPK ini. Ini momentum agar Lebak semakin baik, terutama dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel,” kata Hasbi.

Hasbi juga menegaskan seluruh perangkat daerah siap berkoordinasi dengan tim pemeriksa.

“Kami siap bersinergi dengan BPK demi pengelolaan keuangan yang bersih dan efisien, sejalan dengan cita-cita Banten menuju bebas korupsi,”tandasnya. (***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Atippudin - BiroLebak

Tags

Rekomendasi

Terkini

X