PEKALONGAN, Gertak.id – Di tengah padatnya tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, seorang Bhabinkamtibmas Polsek Bojong Polres Pekalongan, Aipda Slamet Widodo, berhasil menunjukkan bahwa dedikasi dan kemandirian dapat berjalan beriringan. Lewat usaha budidaya ikan lele, ia mampu meraih omzet hingga belasan juta rupiah setiap bulan.
-
Usaha tersebut telah dirintis sejak empat tahun lalu. Bermula dari hanya tiga kolam sederhana di halaman rumahnya, kini Aipda Slamet mengelola 13 kolam lele dengan dua jenis unggulan: lele masamo dan lele sangkuriang.
“Setiap bulan bisa panen antara 5 sampai 7 kwintal ikan lele. Harga jualnya sekitar Rp19 ribu sampai Rp20 ribu per kilogram,” ungkap Aipda Slamet saat dikonfirmasi, Sabtu (11/10/2025).
Usaha yang Berbuah Kepedulian Sosial
Tak hanya menguntungkan secara ekonomi, Aipda Slamet juga menjadikan budidaya ini sebagai sarana berbagi kepada masyarakat. Sebagian hasil panen sering ia bagikan kepada warga di desa binaannya sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan hubungan kemanusiaan.
Lebih dari itu, ia juga mendorong warga agar ikut meniru langkahnya. Melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kolam Renang Tirta Arum di Desa Sumurjomblangbogo, masyarakat kini mulai menjalankan program budidaya pembesaran lele secara mandiri.
“Alhamdulillah, sekarang sudah ada satu desa binaan yang mengikuti. Warga mulai belajar cara pemeliharaan, pakan, dan panen. Jadi, manfaatnya bisa dirasakan bersama,” tambahnya.
Apresiasi dari Kapolres Pekalongan
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si memberikan apresiasi atas inovasi dan semangat wirausaha yang dilakukan anggotanya.
-
“Kami sangat mendukung dan bangga atas inisiatif Aipda Slamet. Ini contoh nyata bahwa anggota Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tapi juga bisa menjadi inspirasi ekonomi bagi warga,” ujar Kapolres Rachmad, Minggu (12/10/2025).
Menurutnya, langkah yang dilakukan Aipda Slamet sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mendorong anggota untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan ketahanan ekonomi lokal.
“Sinergi antara tugas kepolisian dan pemberdayaan masyarakat seperti ini sangat penting. Harapan kami, lebih banyak personel yang bisa meniru semangat positif ini,” pungkasnya.
Dengan ketekunan dan inovasi, Aipda Slamet Widodo membuktikan bahwa menjadi anggota Polri tak hanya tentang mengamankan masyarakat, tetapi juga tentang memberi teladan, inspirasi, dan kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga desa binaan.