Demo TKBM Samabusa Sempat Bakar Ban, Tuntut Kenaikan Tarif dan Tolak BUP

Photo Author
Admin GRT, Gertakberita.com
- Senin, 29 September 2025 | 10:21 WIB

Nabire, 29 September 2025 – Sekitar 450 buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Samabusa menggelar aksi demo damai di Lapangan Kantor Koperasi TKBM, Senin (29/9/2025).

Dalam aksi itu, massa menuntut penyesuaian tarif bongkar muat yang tertunda sejak 2018. Ketua aksi, Yonanthan Singgamui, menegaskan bahwa pihaknya telah berulang kali mengajukan usulan pentarifan, namun selalu ditolak tanpa alasan yang jelas.

> “Dengan kehadiran BUP, kami langsung mengambil sikap untuk menolak. Dasarnya jelas, tarif kami harus ditetapkan hari ini juga supaya bisa berlaku bagi kami yang bekerja di pelabuhan,” tegas Yonanthan dalam orasi.

-


Selain soal tarif, TKBM juga menolak kehadiran Badan Usaha Pelabuhan (BUP) baru yang mulai beroperasi sejak 17 September 2025. Ketua TKBM Nabire, Yesaya Kapitarauw, menilai keberadaan BUP dengan sistem dan alat modern berpotensi mengurangi keterlibatan tenaga kerja bongkar muat, sekaligus mengancam kesejahteraan buruh.

> “Kalau BUP hadir, maka PBM yang sudah lama bekerja di pelabuhan ini akan tersisih. Kami khawatir hak dan lapangan kerja TKBM akan tergerus. Lalu, anak istri kami harus dibawa kemana?” ujar Yesaya.

Aksi sempat diwarnai pembakaran ban bekas, namun situasi kembali kondusif setelah Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, datang ke lokasi dan meminta massa menghentikan aksi bakar ban.

-


Meski demikian, para buruh menegaskan demo ini tetap berlangsung damai dan tidak merugikan masyarakat Kabupaten Nabire maupun delapan kabupaten lain di wilayah Provinsi Papua Tengah.

> “Kami sepakat membuat satu gerakan yang tidak merugikan masyarakat. Demo damai ini kami lakukan agar tarif jelas, sehingga pekerjaan di pelabuhan bisa kembali normal dan mendukung pembangunan di Papua Tengah,” pungkas Yonanthan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Admin GRT

Rekomendasi

Terkini

X