Rumah di Kajen Pekalongan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

Photo Author
Administrator, Gertakberita.com
- Rabu, 27 Agustus 2025 | 10:15 WIB
Diduga Akibat Obat Nyamuk, Rumah Kakek-Cucu di Kajen Pekalongan Terbakar
Diduga Akibat Obat Nyamuk, Rumah Kakek-Cucu di Kajen Pekalongan Terbakar

Pekalongan – Gertak.id – Sebuah rumah milik warga di Desa Wonorejo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan ludes terbakar pada Selasa (26/8/2025) malam. Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.30 WIB dan diduga dipicu oleh obat nyamuk bakar yang mengenai selimut di kamar tengah.




-
Diduga Akibat Obat Nyamuk, Rumah Kakek-Cucu di Kajen Pekalongan Terbakar

Rumah tersebut dihuni Sumadi (65) bersama cucunya, Fania Cantika (11). Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 21.00 WIB Fania menyalakan obat nyamuk sebelum tidur.


Sekitar satu jam kemudian, Sumadi yang berada di kamar depan mencium bau asap. Saat diperiksa, ia mendapati selimut di kamar tengah sudah terbakar.


Sumadi segera membangunkan cucunya dan berusaha menyelamatkan barang-barang, sambil meminta bantuan warga. Namun api cepat membesar dan melalap hampir seluruh bagian rumah, mulai dari kamar depan hingga dapur.


Kepala Desa Wonorejo Wahyu Andi Prasetyo bersama warga segera menghubungi Polsek Kajen dan petugas pemadam kebakaran. Sekitar 45 menit kemudian, api berhasil dipadamkan meski rumah sudah rata dengan tanah.


Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, S.H., membenarkan peristiwa tersebut.
“Dari hasil olah TKP, diduga kebakaran dipicu oleh obat nyamuk bakar yang mengenai selimut. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp150 juta,” jelas Warsito, Rabu (27/8/2025).


Polres Pekalongan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan obat nyamuk bakar maupun benda lain yang berpotensi menimbulkan api di dalam rumah.
“Kami mengingatkan warga untuk selalu waspada. Kebakaran bisa terjadi kapan saja akibat kelalaian kecil,” tambah Warsito.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X