TPN XII Sintang: Kolaborasi Guru untuk Iklim Pendidikan dan Peduli Lingkungan

Photo Author
Ahmad Sutikno, Gertakberita.com
- Rabu, 4 Juni 2025 | 22:21 WIB

Sintang, Kalbar, Gertak.id — Pemerintah Kabupaten Sintang menyatakan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII Daerah Sintang, sebuah forum kolaboratif bagi para guru yang bertujuan memperkuat iklim pendidikan sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan. Kegiatan ini akan digelar pada 19 Juli 2025 dan diprakarsai oleh Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Sintang bekerja sama dengan Guru Belajar Foundation.

-


Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, saat menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus KGBN dan panitia TPN XII di ruang kerjanya pada Rabu (4/6/2025).

Ketua KGBN Sintang, Yosafat Chang, M.Pd, menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan untuk meminta dukungan dan arahan dari pemerintah daerah demi kelancaran pelaksanaan TPN. Ia juga menyampaikan secara singkat bahwa KGBN adalah organisasi profesi guru yang berkomitmen meningkatkan kompetensi pendidik, menyuarakan pendidikan yang berpihak pada anak, dan menyelenggarakan kegiatan yang kreatif serta tidak monoton.

“Dalam TPN XII nanti, akan ada berbagai kegiatan seperti talkshow pendidikan, cerdas cermat guru, berbagi praktik baik dari pendidik dan penggerak, serta pameran karya sederhana namun bermakna,” jelas Yosafat.

Ia menambahkan bahwa ini adalah kali ketiga TPN diselenggarakan di Sintang, setelah sebelumnya KGBN sukses menggelar berbagai kegiatan daring seperti berbagi praktik baik antarguru. “Karena itu, kami sangat membutuhkan dukungan dan sinergi dari pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia TPN XII Sintang, Nur Rohmah, S.Hum., M.Pd.I, menjelaskan bahwa tema kegiatan tahun ini adalah “Iklim Pendidikan dan Pendidikan Iklim.” Menurutnya, tema tersebut tidak hanya mengangkat suasana belajar yang sehat dan mendukung perkembangan peserta didik, tetapi juga mengajak pendidik peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Melalui TPN XII, kami mengajak guru untuk peduli terhadap sampah, sungai, hutan, dan lingkungan sekitar. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan membawa tumbler guna mengurangi sampah plastik selama kegiatan berlangsung,” ungkap Rohmah.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sintang menegaskan bahwa kegiatan seperti TPN XII bukan sekadar seremonial, melainkan harus menghasilkan target dan output konkret yang berdampak. Ia sangat mendukung kampanye pendidikan lingkungan yang dibawa oleh KGBN.

“Teruskan kampanye pendidikan lingkungan agar kesadaran ini benar-benar masuk ke dalam sistem pendidikan dan masyarakat. Ini penting demi masa depan Sintang yang lebih baik,” pesan Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mendorong agar guru-guru di Sintang terus berinovasi dan memotivasi satu sama lain untuk belajar serta menciptakan solusi nyata bagi masa depan anak-anak.

“Guru harus tetap kreatif dan aktif,” tegasnya. Ia juga mengingatkan bahwa persoalan pendidikan tidak bisa dibebankan hanya pada guru dan sekolah. Semua pihak — orang tua, masyarakat, hingga pemerintah — harus terlibat bersama-sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Hal ini sejalan dengan visi pendidikan nasional menuju Generasi Emas 2045, sebagaimana tercantum dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.

Menurutnya, TPN XII juga menjadi ruang penting untuk mempererat silaturahmi antarguru, memperluas wawasan, serta memperkaya praktik pembelajaran yang relevan dan kontekstual.

“Saya mengajak seluruh guru di Sintang untuk hadir, berpartisipasi, dan berkolaborasi dalam TPN XII. Jadikan ini sebagai langkah nyata menuju pendidikan yang ramah, relevan, dan berdampak bagi generasi masa depan,” tutup Bupati.

Kabiro Sintang: Stk

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ahmad Sutikno

Rekomendasi

Terkini

X