Lebak, Gertak.id – Kondisi fisik Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Wangunjaya yang berada di Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, Banten, menuai sorotan publik.
Pasalnya Bangunan sekolah Dasar itu terlihat kurang terawat sehingga memunculkan pertanyaan Realisasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), khususnya pada pos anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana.
Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media, SDN 3 Wangunjaya telah mengalokasikan dana Anggaran untuk Sarana Prasarana setiap semester.
Namun hasil investigasi awak media dilapangan, memperlihatkan kondisi sekolah yang dinilai kurang terawat. Seperti dinding banyak yang mengelupas, lingkungan terlihat kumuh serta fasilitas yang masih minim menjadi pemandangan sehari-hari di sekolah tersebut.
Beberapa pihak menilai Kondisi ini tidak mencerminkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa.
"Sudah lama kondisinya seperti ini. Kami heran, katanya ada dana BOS untuk perawatan, tapi sekolah malah tidak ada perubahan. Kalaupun anggaran dana Bos tidak memadai ya Pemerintah Kabupaten harus segera memberikan solusi dan bantu Sekolah tersebut" ujar salah satu warga sekitar yang enggan disebut namanya.
Mendapati kondisi demikian Muncul dugaan dari berbagai pihak bahwa anggaran pemeliharaan dari dana BOS diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya, hal tersebut memicu desakan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak untuk segera melakukan evaluasi dan investigasi.
Mereka meminta agar dinas turun langsung ke lapangan guna memverifikasi kondisi sekolah dan menelusuri realisasi penggunaan dana BOS di SDN 3 Wangunjaya.
“Kami minta dinas terkait bertindak tegas. Jika ada indikasi penyimpangan, harus ditindaklanjuti secara hukum. Pendidikan anak-anak tidak boleh dikorbankan. Dan jika memang Kondisi sekolah itu tidak bisa diperbaiki oleh dana BOS. Pemerintah Kabupaten melalui dinas terkait harus segera memprioritaskan Pembangunan Sekolah tersebut.”ungkapnya
Selain itu, Sejumlah Pemerhati Pendidikan Kabupaten Lebak juga berharap evaluasi dan investigasi dilakukan secara transparan agar ke depan pengelolaan dana pendidikan bisa lebih akuntabel, serta memberikan dampak nyata terhadap kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah pelosok seperti Kecamatan Cigemblong.
Sementara saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Sekolah SDN 3 Wangunjaya
Menjelaskan dan mengaku akan memperbaiki kondisi Dinding sekolah dan tanah yang masuk Ke area Sekolah.
Mohon maaf pak, terkait Sekolah terutama dinding itu di anggarkan bulan yang akan datang,mengingat dana yg sangat minim. Kemarin banyak kegiatan,baik fls3n,oosn,maupun asaj dan yg lainnya juga."Jelas Kepsek
Lanjut Kepsek Menjelaskan, untuk itu maka kami menganggarkan bulan yg akan datang jika dana sudah ada."ungkapnya
Lalu, terkait air ke Sekolah itu di akibatkan karena ada pelebaran Jalan Desa, waktu bulan puasa. awalnya air tidak ke Sekolah, sekarang ke Sekolah karena jalan di lebaran. Terus posisi tanah mentah. Jika hujan solokan ke timplek yg ujungnya air ke sekolah."Katanya
Dulu sebelum pelebaran jalan tidak seperti itu.Nah setelah dua minggu, saya ngobrol sama rekan-rekan guru dan komite bahwa kami akan memperbaiki solokan yang disamping sekolah.Tambanya
Cuma sebelum di perbaiki, komite harus ngomong dulu sama yang punya leit. Maksudnya jika tidak keberatan yg punya leit, selokan mau di luruskan,jika tida di ijinkan terpaksa di belokan kebelakang sekolah."terang Kepsek