Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Korwil Kec. Kandangserang Tahun 2025.

Photo Author
Ari yanto, Gertakberita.com
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 08:31 WIB

Pekalongan, 17 Mei 2025 Korwil Kecamatan Kandangserang kembali mengukuhkan komitmennya dalam pengembangan seni dan sastra pelajar melalui penyelenggaraan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Sekolah Dasar 2025. Bertema Ekspresi Seni Inspirasi Negeri, ajang bergengsi ini digelar di SDN 02 Lambur, Desa Lambur, Kec. Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu (17/5/2025). Sebanyak 177 siswa/siswai dari 24 SD se-Kecamatan Kandangserang turut meramaikan kompetisi yang dihelat oleh panitia diketuai Eko Budi Hartono, S.Pd.SD.

-


Acara ini dihadiri oleh tamu undangan Prita Oktaviani, S.Pd. selaku Kepala Korwil Kandangserang, dan Prajawan, S.Pd. selaku Pengawas SD. Dalam sambutannya, Eko Budi Hartonk menegaskan bahwa tema tahun ini dipilih untuk mendorong siswa mengekspresikan kreativitas seni sebagai cerminan kekayaan budaya Indonesia. “FLS3N bukan sekadar lomba, tetapi wadah untuk menyalurkan inspirasi dan membangun karakter siswa melalui seni yang berkualitas,” ujarnya.

Tujuh cabang lomba yang diperebutkan meliputi gambar ekspresi, menyanyi solo, kriya, mendongeng, menulis cerita, pantomim, dan tari. Setiap kategori diikuti dengan antusiasme tinggi oleh peserta, menunjukkan keterampilan dan inovasi yang mengacu pada tema Ekspresi Seni Inspirasi Negeri. Kami ingin melihat bibit unggul yang tidak hanya berbakat di bidang seni budaya, tetapi juga mempersiapkan generasi emas Indonesia yang berkualitas, kompetitif, yang mampu bersainh di tingkat nasional maupun global,” tambah Eko Budi Hartono, S.Pd.

-
Prita Oktaviani, S. Pd sedang memberikan sambutan.

Prita Oktaviani, S.Pd. dalam pidatonya, mengapresiasi kolaborasi antarsekolah dan keseriusan panitia. “FLS3N adalah bukti bahwa pendidikan seni di Kandangserang terus berkembang. Melalui tema ini, siswa diajak untuk menjadikan seni sebagai media menginspirasi sesama,” tuturnya. Sementara itu, Prajawan, S.Pd. menyoroti pentingnya standar penilaian yang objektif dan edukatif. “Aspek penilaian tidak hanya pada teknik, tetapi juga pesan dan kreativitas yang sesuai dengan semangat tema,” jelasnya.

Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar tanpa kendala, diwarnai dengan penampilan memukau dari peserta. Lomba menulis cerita dan pantomim menjadi sorotan, dengan banyak karya yang mengangkat kearifan lokal Kandangserang. Di akhir acara, panitia mengumumkan para pemenang yang akan mewakili kecamatan di FLS3N tingkat Kabupaten Pekalongan.

-


Semoga siswa terpilih tidak hanya membawa pulang piala, tetapi juga semangat untuk terus berkontribusi bagi kemajuan seni dan budaya Indonesia,” pungkas Rasdi (panitia) menutup acara. Kegiatan ini juga mendapat pujian dari guru yang hadir, karena berhasil menciptakan atmosfer kompetitif sekaligus edukatif bagi generasi muda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari yanto

Rekomendasi

Terkini

X