Musdesus Pembentukan (KDMP) Dicanangkan untuk Dongkrak Perekonomian Desa Lambur

Photo Author
Ari yanto, Gertakberita.com
- Jumat, 16 Mei 2025 | 11:53 WIB

Pekalongan Lambur, 16 Mei 2025– Pemerintah Desa (Pemdes) Lambur menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) guna mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Aula Kantor Desa Lambur, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jumat (16/5/2025). Acara yang dipimpin Kepala Desa Lambur, Cahyono, ini dihadiri oleh perwakilan kecamatan, pendamping desa, penyuluh pertanian, seluruh calon pendiri koperasi, serta stakeholder terkait sebagai tamu undangan
-


Cahyono menegaskan, musdesus ini merupakan langkah strategis untuk memenuhi arahan Kementerian Desa agar koperasi terbentuk sebelum 25 Mei 2025. “Koperasi Merah Putih bukan sekadar formalitas, tetapi program pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan melalui usaha bersama. Tujuannya, memaksimalkan potensi lokal dengan membangun struktur ekonomi yang dikelola oleh dan untuk warga,” ujarnya.

Melalui diskusi partisipatif, peserta musyawarah menyepakati pembentukan 5 orang pengurus koperasi serta mekanisme simpanan wajib dan simpanan pokok sebagai modal awal. “Alhamdulillah, acara berjalan lancar. Semua pihak, termasuk calon pendiri dan stakeholder, aktif memberikan masukan hingga tercipta kesepakatan yang solutif,” kata Cahyono.

-
Foto kegiatan Musdesus pembentukan koperasi desa merah putih

Kehadiran pendamping desa dan penyuluh pertanian dinilai krusial dalam memastikan program koperasi selaras dengan kebutuhan masyarakat dan potensi sektor pertanian setempat. Sementara itu, perwakilan stakeholder, termasuk Dinas Koperasi Kabupaten Pekalongan, berkomitmen mendukung proses legalitas dan pendampingan teknis. “Kami akan memastikan KDMP memenuhi standar operasional koperasi sekaligus mendorong inovasi berbasis potensi desa,” jelas perwakilan dinas.

Cahyono menambahkan, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi wadah penguatan ekonomi berbasis gotong royong. “Dengan simpanan wajib dan pokok, warga bisa lebih mudah mengakses permodalan untuk mengembangkan usaha, mulai dari pertanian hingga UMKM. Target kami, sebelum 25 Mei, koperasi sudah berbadan hukum dan siap berkontribusi bagi kesejahteraan desa,” paparnya.

-


Kolaborasi antar-pemangku kepentingan dalam musdesus ini menjadi bukti keseriusan Pemdes Lambur mewujudkan kemandirian ekonomi sesuai arahan Kementerian Desa. Dengan dukungan penuh stakeholder, KDMP diharapkan menjadi model penggerak ekonomi inklusif yang mengedepankan prinsip kebersamaan dan keadilan sosial.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari yanto

Rekomendasi

Terkini

X