Tahun Prestasi: SMKN 1 Sintang Lepas 592 Siswa dengan Capaian Membanggakan

Photo Author
Ahmad Sutikno, Gertakberita.com
- Kamis, 8 Mei 2025 | 03:35 WIB

Sintang, Kalbar, Gertak.id — Haru dan bangga mewarnai langit SMKN 1 Sintang pada Senin, 5 Mei 2025. Sebanyak 592 siswa kelas XII resmi dilepas dalam sebuah acara pelepasan yang penuh makna, menandai berakhirnya masa belajar sekaligus awal langkah baru menuju dunia yang lebih luas.

-


Pelepasan bukan sekadar seremoni tahunan. Tahun ini, SMKN 1 Sintang mencatat sejarah prestasi yang membanggakan. Para siswa tidak hanya berhasil menuntaskan pendidikan, tetapi juga mengukir prestasi di berbagai ajang bergengsi.

“Anak-anak kita luar biasa. Mereka membawa harum nama sekolah lewat berbagai kejuaraan: Juara 1 Vokal Solo FLS2N, Juara 2 Pencak Silat O2SN, hingga Juara Umum Balap Motor tingkat Provinsi dan Kejurnas,” ujar Kepala Sekolah dalam sambutannya dengan penuh kebanggaan.

Tak hanya unggul dalam lomba, SMKN 1 Sintang juga menjadi pelopor pendidikan vokasi berkelanjutan dengan ditetapkannya sebagai Bengkel Konversi Motor Listrik pertama di Kalimantan Barat. Ini menjadi tonggak penting dalam peran sekolah menghadapi era elektrifikasi kendaraan.

Dari sisi akademik, 14 siswa berhasil lolos ke perguruan tinggi ternama melalui jalur prestasi, memperlihatkan bahwa kualitas lulusan SMK juga bisa bersaing di ranah pendidikan tinggi. Sebagai tambahan, sekolah ini meraih predikat Sekolah Adiwiyata Terbaik Tingkat Provinsi, bukti nyata komitmennya terhadap lingkungan dan pendidikan berkelanjutan.

Mewakili Komite Sekolah, Firmansyah menyampaikan apresiasi dan harapan dalam sambutannya.

“Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat telah membuahkan hasil luar biasa. Semoga anak-anak kita tetap rendah hati dan terus melangkah dengan membawa nama baik almamater.”

Kebanggaan serupa disampaikan Bapak Priyanto, S.Pd., perwakilan orang tua siswa, yang berharap agar para lulusan bisa menempuh jalan yang membanggakan—baik dengan bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan studi.

Puncak acara ditandai dengan doa khusyuk yang dipimpin oleh Ustadz Rohendi, S.Pd.I., MA. Suasana haru menyelimuti ruangan, seolah menjadi penegasan bahwa perjuangan belum usai—namun baru saja dimulai di panggung kehidupan yang sesungguhnya.

Kabiro Sintang: Stk

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ahmad Sutikno

Rekomendasi

Terkini

X