PEKALONGAN – Persatuan Fotografer Pekalongan (PFP) sukses menggelar acara Halal Bihalal pada Sabtu, 26 April 2025, di Rumah Makan Kulu Asri, Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar. Kegiatan ini mengusung tema “Bangkit dari Perpecahan, Terus Pererat Persatuan” dengan tagline “Coming together is a beginning, keeping together is progress, working together is success”. Acara dihadiri sekitar 51 anggota dan pengurus, menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sekaligus merancang strategi pengembangan organisasi yang telah berbadan hukum tersebut.
-
Dipimpin oleh Ketua Panitia,Agil dan Ketua PFP Lutfan, acara tidak hanya fokus pada silaturahmi dan saling memaafkan di bulan Syawal, tetapi juga menjadi wadah evaluasi dan perencanaan program kerja ke depan. Dalam sambutannya, Lutfan menekankan pentingnya persatuan di antara anggota. Kita harus saling menghargai, memaafkan, dan mendukung. Kesalahan dan kekhilafan, baik disengaja atau tidak, adalah hal manusiawi. Di momen Syawal ini, mari kita perkuat ikatan untuk kemajuan PFP,” ujarnya.
Selain agenda halal bihalal, Ketua PFP juga memaparkan visi dan strategi pengembangan organisasi. Poin utama yang dibahas adalah upaya meningkatkan kualitas anggota melalui pelatihan, kolaborasi dengan pihak eksternal, serta optimalisasi peran PFP sebagai wadah advokasi dan pemberdayaan fotografer lokal. “Sebagai organisasi berbadan hukum, kita perlu lebih profesional dan inovatif agar manfaatnya dirasakan seluruh anggota,” tegasnya.
-
Tema acara sengaja diangkat untuk menyadarkan anggota tentang pentingnya menjaga keutuhan organisasi. Persatuan adalah kunci keberhasilan. Dengan saling mendukung, kita bisa membawa PFP ke level yang lebih berdampak,” tambah Lutfan. Harapannya, acara ini tidak hanya memupuk ukhuwah islamiyah tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, empati, dan kesediaan untuk berkolaborasi antaranggota.
-
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama, menggambarkan semangat kebersamaan yang ingin dipertahankan PFP. Dengan komitmen seluruh pihak, organisasi ini optimis dapat menjadi wadah yang inklusif dan bermanfaat bagi kemajuan dunia fotografi di Pekalongan.
Mari jadikan PFP contoh bahwa persatuan bisa melahirkan progres. Saling dukung, saling menginspirasi pungkas Lutfan penuh semangat.