Kendal, 19 April 2025 Bahurekso Layers Club (BLC) Kendal sukses menyelenggarakan acara Halal Bi Halal dan Rapat Kerja (Raker) di SIX WATER GAME, Waleri, Kabupaten Kendal, Sabtu (19/4/2025). Acara yang dihadiri 118 advokat ini menghadirkan Pembina BLC Subur Isnadi, S.H., Ketua BLC Chumaidi, S.H., serta penceramah Dr. Taufik Pandan Winoto, S.H., M.Kn. Turut hadir Ketua Bahurekso Layers Club M. Mansyur Ubaidilah, S.H. sebagai tamu undangan.
-
Dalam sambutan pembuka, Ketua BLC Kendal, Chumaidi, S.H., secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengurus dan anggota. Ia menekankan bahwa Halal Bi Halal merupakan momentum untuk memperkuat silaturahmi sesuai tujuan pendirian BLC. “Silaturahmi adalah jalan mempersatukan, saling asih, asah, asuh, memperpanjang usia, dan membuka rezeki. Sebagai advokat dengan profesi officium nobile, kita wajib menjaga martabat, mengelola godaan harta, tahta, dan wanita menjadi energi positif,” ujarnya.
Chumaidi juga mengangkat sejarah Kabupaten Kendal melalui filosofi nama “Bahurekso”, merujuk pada Tumenggung Bahurekso, Bupati pertama Kendal yang diangkat pada 28 Juli 1605. “Semangatnya sebagai panglima perang Mataram—keberanian, pantang menyerah, strategi brilian, dan kewibawaan—harus kita warisi. Fiat justitia ruat caelum: tegakkan keadilan meski langit runtuh!” serunya.
Dr. Taufik Pandan Winoto, dalam ceramahnya, mengajak peserta merefleksikan teori siklus kekuasaan Ibnu Khaldun, sejarawan Muslim asal Tunisia. Ia menjelaskan lima tahap siklus:
1. Awal Kekuasaan (semangat dan tekad kuat),
2. Puncak (kemajuan ekonomi dan budaya),
3. Penurunan (kepemimpinan kurang efektif),
4. Kehancuran (lemah akibat serangan luar),
5. Kelahiran Kekuasaan Baru
-
“BLC Kendal saat ini berada di fase ketiga. Kita perlu kesadaran kolektif, semangat tinggi, dan strategi untuk kembali ke kejayaan,” tegas Chumaidi. Untuk itu, BLC akan memperkuat komunikasi dengan aparat penegak hukum, pemerintah, swasta, Bupati Kendal, dan DPRD Kendal. Persiapan menghadapi perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHAP) baru yang berlaku 2 Januari 2026 juga menjadi prioritas.
Dalam Raker, Bendahara BLC Nur Chozin, S.H., menyampaikan laporan keuangan organisasi, termasuk kegiatan tahunan seperti bantuan pernikahan dan duka, FGD hukum, peduli bencana, serta penyaluran hobi advokat. Sementara itu, Sekretaris BLC Kusmanto, S.H., M.H., CLA, menegaskan prinsip zero to hero dengan efisiensi anggaran. “Keseimbangan pemasukan-pengeluaran dan gotong royong adalah kunci mencapai tujuan organisasi,” jelasnya.
-
Subur Isnadi, S.H., selaku Pembina, mengapresiasi komitmen anggota dan mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas. Acara ditutup dengan doa bersama dan tekad untuk menjadikan BLC Kendal sebagai organisasi yang solid, progresif, dan tetap setia pada prinsip keadilan.
Alhamdulillah acara berjalan lancar dan hikmah, menguatkan sinergi para advokat Kendal dalam menghadapi tantangan masa depan.
Laporan oleh: Tim Jurnalis BLC Kendal Media Gertak.id