Sepanjang Jalan Menuju Kecamatan Dedai Tidak Pernah Dibangun Oleh Pemerintah Daerah.

Photo Author
Alex Akoran, Gertakberita.com
- Kamis, 13 Februari 2025 | 13:04 WIB

Sintang Kalbar-Gertak.id-Sepanjang jalan dari Kecamatan Kelam permai menuju Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat selama bertahun tahun tidak pernah tersentuh pembangunan dari Pemerintah Daerah. Sedangkan Pihak Perusahaan Kelapa sawit yang ada diwilayah itu, juga tidak mau perduli, seakan akan tutup mata. Dan tidak ada upaya untuk perbaikan, kata Syarif warga Dusun Lengkong Desa Nanga Jetak Kecamatan Dedai pada media ini, kamis (13/2/2025)

​"Syarif mengatakan, Karena lintasan ini menjadi akses satu-satunya menuju ibu kota Kecamatan Dedai tersebut sudah mengalami rusak parah, kadang kami masyarakat yang mau angkut barang sembako sangat kesusahan dikarenakan jalan berlobang terlalu dalam, hingga garden mobil saya kadang tersentuk batu, kata Syarif.

-


Dampak jalan yang rusak parah itu, tidak hanya menjadi keluhan bagi para pedagang dan petani, tapi juga sangat dikeluhkan warga lainnya. Seperti para guru, pegawai Kecamatan, pelajar dan beberapa masyarakat yang menggunakan akses tersebut mau ke kota Kecamatan dan kota Kabupaten. "Apalagi saat musim penghujan tiba. Jangankan kendaraan roda 4 (Mobil) sepeda motor saja sangat kesusahan melewatinya ," tambahnya.

Keluhan ini bukan saja datang dari kami masyarakat Dusun Lengkong, tapi juga sudah dikeluhkan oleh Masyarakat Dusun Dait dan Dusun Sebungkang Desa Kebong Kecamatan Kelam permai, dan Dusun Kampung baru, Desa Nanga Jetak Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang, dan seluruh masyarakat yang sering melewatinya, terkait kondisi jalan dari Kecamatan Kelam permai menuju Kecamatan Dedai yang tidak pernah diperbaiki selama bertahun tahun.

Padahal kerusakan jalan tersebut sudah lama rusak dan sudah diketahui oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang, Akan tetapi sampai saat ini tidak ada tanda-tanda upaya untuk perbaikan jalan yang menjadi harapan warga setempat untuk jalan mulus di daerah itu.

Kami juga sangat menyayangkan tidak ada perhatian dari pihak perusahaan Kelapa sawit yang melewati jalan itu angkut TBS kepabrik untuk menutup lobang mempergunakan batu ataupun sirtu, Perusahaan seakan akan tutup mata," katanya. Harapan kami masyarakat, segera dapat perhatian serius dalam perbaikannya.

(Alex)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Alex Akoran

Rekomendasi

Terkini

X