Akibat Ruas jalan Sempit Simpang Tugu Jam-Jembatan Lintas Melawi Sering Macet Parah

Photo Author
Alex Akoran, Gertakberita.com
- Senin, 13 Januari 2025 | 08:04 WIB

Sintang,Kalbar, Gertak.id Area Simpang Tugu Jam setiap hari mengalami kemacetan yang cukup parah, terutama pada jam-jam sibuk. Kendaraan yang saling berdesakan, ditambah dengan perilaku pengendara yang kurang tertib, seperti saling serobot dan tidak mematuhi aturan lalu lintas, membuat situasi semakin sulit terkendali. Kondisi ini seringkali mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar kawasan tersebut.

Seorang warga, Efendi, mengungkapkan keluhannya saat diwawancarai:
"Ya di seputar tugu jam dan jembatan lintas Melawi sering macet, sehingga sangat mengganggu aktivitas warga."

Temuan awak media gertak.id saat melihat seputaran area tugu jam. Perlu menjadi perhatian dinas terkait, bahwa "sempitnya persimpangan Tugu Jam" juga menjadi penyebab seringnya terjadi kemacetan di sekitar lokasi tersebut. Bahkan tidak jarang "sering terjadi kecelakaan akibat tidak adanya lampu pengatur lalu lintas".

-
Foto:Area Simpang Tugu Jam setiap hari mengalami kemacetan

Selain itu, kondisi ini disebabkan oleh tingginya volume kendaraan, aktivitas masyarakat yang berangkat bekerja dan sekolah, serta sempitnya akses di Jembatan Lintas Melawi dari arah Simpang Lima.

Langkah Proaktif Polres Sintang Menanggapi permasalahan kemacetan tersebut, Polres Sintang mengambil langkah dengan meluncurkan program "Sapa Pagi Senentang." Program ini diinisiasi oleh Kapolres Sintang untuk membantu mengatur arus lalu lintas di titik-titik rawan macet, seperti Tugu Jam, area sekolah, dan persimpangan utama.

Menurut Iptu M. Sipayung, Kanit Laka Sat Lantas Polres Sintang, kemacetan di Tugu Jam biasanya dimulai pukul 06:00 WIB. Ia menjelaskan bahwa Polres Sintang telah menugaskan 10 personel setiap pagi untuk mengatur lalu lintas di kawasan tersebut, mengingat tingginya aktivitas masyarakat di waktu tersebut.

"Kemacetan juga disebabkan oleh padatnya kendaraan yang melewati Jembatan Lintas Melawi yang sempit. Ditambah lagi, perilaku pengendara yang tidak sabar dan saling serobot juga memperburuk keadaan," jelas Iptu Sipayung.

Selain pengaturan lalu lintas, Polres Sintang juga berencana memberi masukan kepada pihak terkait untuk memasang baliho edukasi di sekitar Tugu Jam. Baliho tersebut akan memuat pesan-pesan yang mendorong masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas.

Beberapa waktu lalu ada sebuah pesan menarik pada banner yang dipasang di tugu jam oleh seseorang, "entah siapa yang pasang", bertuliskan "Pengendara yang pertama kali sampai di tugu jam, diutamakan berjalan."

Imbauan Keselamatan dari Polres Sintang
Dalam upaya mengurangi kemacetan dan kecelakaan, Polres Sintang juga terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kedisiplinan berlalu lintas.
"Pesan saya kepada masyarakat Sintang agar selalu taat berlalu lintas. Kecelakaan sering terjadi akibat pelanggaran aturan. Gunakan helm standar dan patuhi aturan demi keselamatan. Jika ada pelanggaran, kami tidak segan memberikan teguran atau sanksi," tutup Iptu Sipayung.

STK/Red

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Alex Akoran

Rekomendasi

Terkini

X