Mega Proyek atau Mega Misteri? Anggaran KDKMP Sampang Ditutup Rapat!!

Photo Author
Moch Rompi'i, Gertakberita.com
- Sabtu, 4 April 2026 | 14:38 WIB
Mega Proyek atau Mega Misteri? Anggaran KDKMP Sampang Ditutup Rapat!!
Mega Proyek atau Mega Misteri? Anggaran KDKMP Sampang Ditutup Rapat!!

 

 

 

SAMPANG, Gertak.id — Aroma gelap menyelimuti proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sampang. Program yang digadang-gadang sebagai bagian dari agenda besar nasional itu kini justru menuai gelombang kritik keras akibat dugaan minimnya transparansi anggaran.

Sorotan tajam datang dari Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Timur. Mereka secara terbuka mempertanyakan kejelasan pengelolaan dana proyek yang nilainya disebut-sebut fantastis, namun nyaris tak tersentuh akses informasi publik.

Ketua Bidang Pemberdayaan Umat Badko HMI Jawa Timur, Agus Effendi, menilai proyek KDKMP berjalan dalam bayang-bayang tertutup. Bahkan, keterlibatan unsur tertentu, termasuk institusi militer, justru semakin memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.

“Ini proyek besar, tapi transparansinya seperti proyek rahasia. RAB tidak pernah dibuka. Publik seperti sengaja dijauhkan dari informasi,” tegas Agus Effendi saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, berbagai upaya dari media, aktivis, hingga lembaga swadaya masyarakat untuk mengakses Rencana Anggaran Biaya (RAB) selalu berujung buntu. Tidak ada satu pun pihak yang mampu memberikan penjelasan rinci terkait penggunaan anggaran di tiap titik pembangunan.

Padahal, berdasarkan informasi yang dihimpun, nilai proyek KDKMP di Sampang diduga berkisar antara Rp900 juta hingga Rp1,3 miliar per titik. Angka jumbo ini semakin menambah kecurigaan publik karena tidak pernah disertai penjelasan resmi yang transparan.

Situasi ini memunculkan dugaan serius terkait akuntabilitas penggunaan dana. Publik mulai mempertanyakan: siapa sebenarnya yang mengendalikan proyek ini?

Informasi dari internal Diskopindag Sampang justru menambah kabut misteri. Seorang petugas menyebutkan bahwa pembangunan fisik KDKMP sepenuhnya berada di bawah kendali TNI.

Tak berhenti di situ, sumber internal lain mengungkap bahwa proyek ini berada di bawah PT Agrines. Namun ironisnya, ketika ditanya soal siapa penanggung jawab lapangan atau PIC perusahaan tersebut, tidak ada satu pun yang mampu memberikan jawaban jelas.

Kondisi ini memperlihatkan betapa buramnya struktur pengelolaan proyek, seolah-olah sengaja dibuat tidak transparan.

Tim media pun telah berupaya melakukan konfirmasi kepada sejumlah pihak, termasuk Pasiter dan Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar. Namun hasilnya nihil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Moch Rompi'i

Rekomendasi

Terkini

X