Gertak.id - Pesawaran–Lampung — Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan terhadap dua anak yang dilaporkan tenggelam di kawasan Ledeng Tegineneng, Batang Hari Ogan, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.
Peristiwa tenggelamnya dua korban tersebut terjadi pada Sabtu (13/12/2025) dan langsung ditindaklanjuti dengan pelaksanaan operasi SAR oleh tim gabungan sejak hari pertama kejadian.
Pada hari kedua pencarian, operasi SAR kembali dilanjutkan oleh Tim SAR Gabungan dengan fokus penyisiran lanjutan di sejumlah titik yang telah dipetakan sebelumnya.
Pencarian dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan pelaksanaan briefing awal serta pembagian tugas kepada tiga Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 melaksanakan pencarian menggunakan perahu karet dengan menyusuri aliran air sejauh kurang lebih tiga kilometer ke arah timur laut dari lokasi kejadian.
SRU 2 melakukan penyisiran ulang di sekitar titik last known position (LKP) menggunakan metode closed grid guna memastikan tidak ada area yang terlewat.
Sementara itu, SRU 3 melaksanakan penyisiran intensif di sekitar sodetan dan percabangan aliran air yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.
Hasil pencarian membuahkan hasil pada pukul 09.30 WIB, saat Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban terakhir dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Juga: Momen Warga Tunjukkan Kondisi Rumah Usai Banjir Bandang di Sumatera, Lumpur Nyaris Tutup Pintu Masuk
Korban ditemukan pada koordinat 5°8'8.92"S – 105°20'9.87" dengan jarak sekitar 13 kilometer ke arah timur laut dari titik LKP awal.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim SAR untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai dan resmi ditutup pada pukul 10.20 WIB.