Erupsi Gunung Semeru: 3 Desa Terdampak, 300 Warga Mengungsi, 178 Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo

Photo Author
Redaksi Gertak, Gertakberita.com
- Kamis, 20 November 2025 | 10:55 WIB
Pemkab Lumajang, Jawa Timur beri status tanggap darurat usai erupsi Gunung Semeru. (Kominfo Lumajang)
Pemkab Lumajang, Jawa Timur beri status tanggap darurat usai erupsi Gunung Semeru. (Kominfo Lumajang)

(NAMA MEDIA) – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi besar pada Rabu, 19 November 2025 sekitar pukul 14.13 WIB. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu memuntahkan awan panas guguran (APG) yang menyebabkan peningkatan aktivitas vulkanik secara signifikan.

Berdasarkan evaluasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), status Gunung Semeru dinaikkan dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) pada pukul 17.00 WIB. Kenaikan status ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya yang mengancam permukiman, jalur evakuasi, dan keselamatan warga.

BNPB menyampaikan bahwa peningkatan status juga berkaitan dengan kemungkinan perlunya proses evakuasi dalam skala lebih besar.


3 Desa Terdampak Erupsi Semeru

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan (Pusdalops) BNPB melaporkan sedikitnya tiga desa terdampak sebaran awan panas pada Rabu malam. Ketiga desa tersebut berada di wilayah Kabupaten Lumajang, yaitu:

  • Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo

  • Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo

  • Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro

Dampak semburan APG membuat 300 warga harus dievakuasi ke lokasi aman. Proses evakuasi dilakukan oleh BPBD Lumajang dengan dukungan TNI, Polri, relawan, serta petugas dari berbagai instansi terkait.

Lokasi pengungsian kini telah dilengkapi layanan medis, logistik, dan dukungan informasi agar warga terdampak dapat memperoleh bantuan secara terpadu.


Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat 7 Hari

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, resmi menetapkan status tanggap darurat bencana Gunung Semeru. Masa tanggap darurat berlaku selama tujuh hari, mulai 19 hingga 25 November 2025.

“Status tanggap darurat ini memastikan pemerintah bisa bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam melindungi masyarakat,” kata Indah dalam keterangan resmi.


178 Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo, Kondisi Dipastikan Aman

Di kawasan wisata pendakian, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) melaporkan sebanyak 178 orang berada di Ranu Kumbolo saat erupsi terjadi. Mereka terdiri dari:

  • 137 pendaki

  • 1 petugas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Rekomendasi

Terkini

X