BBM Langka di Bali, Antrean SPBU Mengular! Pertamina Tambah Pasokan 26.200 Kiloliter

Photo Author
Moch Rompi'i, Gertakberita.com
- Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:10 WIB
BBM Langka di Bali, Antrean SPBU Mengular! Pertamina Tambah Pasokan 26.200 Kiloliter
BBM Langka di Bali, Antrean SPBU Mengular! Pertamina Tambah Pasokan 26.200 Kiloliter

 

BALI, Gertak.id – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Bali memicu antrean panjang di SPBU Pertamina. Warga dilaporkan harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan Pertalite maupun Pertamax, bahkan sebagian pengendara dikabarkan kehabisan bensin di tengah perjalanan.

Kondisi tersebut terjadi pada Senin (12/10/2026), dengan antrean kendaraan terlihat di sejumlah wilayah, termasuk Denpasar dan Kabupaten Badung. Situasi ini menyulitkan masyarakat yang mengandalkan kendaraan pribadi untuk bekerja dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Keluhan warga pun ramai diperbincangkan di media sosial Threads. Salah satu pengguna, @dewi**, menyoroti panjangnya antrean hingga pengendara yang terpaksa mendorong sepeda motor karena kehabisan bensin.

“Bali BBM langka. Orang antre sampe berjam-jam, bahkan ada yang sampe kehabisan bensin di jalan dan dorong motornya. Pulau yang mengandalkan kendaraan pribadi karena minimnya transportasi publik, bisa kehabisan bensin. Parah,” tulisnya.

Unggahan tersebut menggambarkan kesulitan warga dalam memperoleh bahan bakar ketika sejumlah SPBU dilaporkan kehabisan stok. Pengendara terpaksa mencari SPBU lain yang masih memiliki persediaan, sehingga waktu perjalanan dan aktivitas harian ikut terganggu.

Pertamina Tambah Pasokan BBM 26.200 Kiloliter

Merespons kebutuhan BBM di Bali, Pertamina Patra Niaga menambah penyaluran pasokan sebanyak total 26.200 kiloliter. Tambahan tersebut dikirim secara bertahap menggunakan kapal tanker melalui Terminal BBM Sanggaran di Denpasar dan Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa penambahan pasokan dilakukan untuk memperkuat ketersediaan Pertalite dan Pertamax di wilayah Bali.

Kedatangan kapal pengangkut BBM dijadwalkan berlangsung pada Senin (12/10/2026), Rabu (14/10/2026), dan Jumat (16/10/2026).

Selain menambah pasokan, Pertamina mengoptimalkan distribusi dari terminal menuju SPBU dengan mempertimbangkan kondisi stok serta tingkat konsumsi di masing-masing wilayah.

Sebelumnya, pada Minggu (11/10/2026), kapal tanker telah bersandar di Terminal BBM Manggis dengan membawa 18.000 kiloliter Pertalite dan 2.500 kiloliter Pertamax. Pasokan tersebut kemudian disalurkan kepada lembaga penyalur untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pertamina mencatat konsumsi Pertalite di Bali rata-rata mencapai sekitar 2.200 kiloliter per hari. Tingginya kebutuhan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pengaturan pasokan dan prioritas distribusi.

Gubernur Bali Panggil Pertamina, Distribusi BBM Jadi Sorotan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Moch Rompi'i

X