pendidikan

Revitalisasi PAUD Bani Dimyati Mulai Dibangun, Desa Kapunduhan Perluas Akses Pendidikan Anak Usia Dini

Jumat, 9 Oktober 2026 | 11:04 WIB
Peletakan batu pertama PAUD Bani Dimyati di Desa Kapunduhan, Cijaku, Lebak, dihadiri Kadisdik Lebak Doddy Irawan, Kepala BPMP Banten Aria Ahmad Mangunwibawa, Bunda PAUD Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya.

GERTAK.ID, LEBAK - Pembangunan fasilitas pendidikan anak usia dini (PAUD) mulai dilakukan di Desa Kapunduhan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, melalui peletakan batu pertama PAUD Bani Dimyati, Kamis (8/10/2026). Kehadiran lembaga pendidikan tersebut diharapkan memperluas akses belajar bagi anak-anak di wilayah perdesaan sekaligus mendukung pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun.

Peletakan batu pertama itu dihadiri Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten Aria Ahmad Mangunwibawa, S.Psi., M.Si., Bunda PAUD Kabupaten Lebak Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Doddy Irawan, S.T., M.Si., Camat Cijaku H. Cece Saputra, S.IP., M.M., serta Kepala Desa Kapunduhan H. Ade Dimyati, S.Pd.

Pembangunan PAUD Bani Dimyati menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan pendidikan prasekolah yang lebih mudah dijangkau masyarakat. Selain itu, fasilitas ini diharapkan menjadi ruang belajar yang aman dan ramah anak sebagai bekal sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.

Bunda PAUD Kabupaten Lebak Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya mengatakan, PAUD Bani Dimyati merupakan lembaga PAUD pertama yang berdiri di Desa Kapunduhan. Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam mendorong pembangunan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kami semua berada di Desa Kapunduhan untuk melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama PAUD Bani Dimyati. PAUD Bani Dimyati adalah PAUD pertama yang berdiri di Desa Kapunduhan,” ujar Belia.

Menurutnya, pembangunan tersebut tidak terlepas dari dukungan BPMP Provinsi Banten melalui program revitalisasi serta kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPMP Provinsi Banten yang telah mendorong program revitalisasi ini sehingga pembangunan PAUD Bani Dimyati di Desa Kapunduhan dapat terlaksana,” katanya.

Belia juga berharap pembangunan fasilitas pendidikan tersebut dapat mendukung pelaksanaan program satu tahun prasekolah dalam kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, sehingga semakin banyak anak memperoleh kesempatan belajar sejak usia dini.

“Selain itu, kami bersama pemerintah kecamatan dan desa, atas nama masyarakat, juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo. Mudah-mudahan program prasekolah satu tahun dalam Wajib Belajar 13 Tahun ini dapat terselenggara dengan baik untuk mencetak generasi Indonesia Emas 2045, dimulai dari Desa Kapunduhan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPMP Provinsi Banten Aria Ahmad Mangunwibawa menjelaskan, pembangunan unit sekolah baru untuk PAUD merupakan salah satu upaya memperluas akses sekaligus mendorong tersedianya layanan pendidikan anak usia dini yang bermutu.

“Untuk memastikan PAUD yang bermutu, kita menghadirkan Unit Sekolah Baru (USB) untuk PAUD. Ini juga menjadi ikhtiar untuk mendukung Asta Cita keempat Bapak Presiden, khususnya dalam menghadirkan sumber daya manusia yang unggul dan dimulai dari PAUD,” kata Aria.

Upaya tersebut menempatkan pendidikan anak usia dini sebagai salah satu fondasi dalam menyiapkan sumber daya manusia. Melalui layanan prasekolah, anak diharapkan memperoleh pengalaman belajar awal, membangun kemandirian, serta memiliki kesiapan untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Doddy Irawan menyampaikan bahwa pembangunan PAUD tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan hak anak atas pendidikan dapat terpenuhi melalui dukungan pemerintah pusat dan BPMP Provinsi Banten.

“Dengan dibantu oleh BPMP dan pemerintah pusat melalui program revitalisasi, kita mencoba memastikan bagaimana anak-anak mendapatkan hak-haknya melalui pendidikan usia dini,” ujar Doddy.

Halaman:

Tags

Terkini