GERTAK.ID, LEBAK - Upaya membangun kesadaran pelajar terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba tidak hanya dilakukan melalui edukasi formal. Pelajar juga dapat mengambil peran dengan menyampaikan pesan pencegahan kepada lingkungan sebayanya.
Semangat tersebut turut dibawa Rosa Mardiani, siswi SMAN 1 Muncang, Kabupaten Lebak, yang tercatat sebagai kandidat Duta Pelajar Anti Narkoba Tingkat Provinsi Banten 2026.
Dalam ajang tersebut, Rosa membawa nama SMAN 1 Muncang sekaligus menyampaikan gagasan tentang pentingnya membangun generasi pelajar yang sehat, berprestasi, dan bebas dari narkoba.
Rosa mengusung semangat “Banten Bebas Narkoba”. Gagasan itu tidak hanya diarahkan pada upaya menjauhi penyalahgunaan narkoba, tetapi juga mendorong pelajar untuk saling mengingatkan serta mengisi masa muda dengan kegiatan yang positif.
Menurut Rosa, keikutsertaannya dalam pemilihan Duta Pelajar Anti Narkoba menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri, khususnya dalam kepemimpinan dan kemampuan berbicara di depan publik.
“Bagi saya, ajang ini menjadi kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, terutama dalam kepemimpinan dan public speaking. Saya juga ingin menggunakan pengalaman tersebut untuk menyampaikan pesan yang memiliki manfaat sosial,” ujar Rosa.
Selain mengembangkan kemampuan pribadi, Rosa ingin mengambil peran sebagai bagian dari lingkungan pelajar dalam menyebarkan informasi mengenai bahaya narkoba. Menurutnya, pendekatan antarpelajar dapat menjadi salah satu cara agar pesan pencegahan lebih mudah diterima.
“Saya ingin menjadi jembatan informasi bagi teman-teman sebaya dengan cara yang positif dan mudah diterima. Pencegahan juga bisa dimulai dari lingkungan pertemanan, dengan saling mengingatkan dan mengajak melakukan kegiatan yang sehat,” ucapnya.
Dalam visi yang dibawanya, Rosa menekankan pentingnya mewujudkan generasi pelajar yang sehat, berprestasi, dan bebas narkoba.
Gagasan tersebut kemudian diterjemahkan melalui sejumlah misi, mulai dari memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba melalui media sosial dan kegiatan sekolah, menjadi teman sekaligus pengingat yang positif bagi sesama pelajar, hingga mengajak siswa terlibat dalam kegiatan seperti olahraga, seni, dan organisasi.
Keikutsertaan Rosa juga mendapat dukungan dari pihak SMAN 1 Muncang. Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Muncang, Nana, menilai keterlibatan siswa dalam kegiatan yang berkaitan dengan pencegahan narkoba dapat menjadi pengalaman edukatif di luar pembelajaran akademik.
“Kami mendukung keterlibatan Rosa dalam kegiatan ini. Proses yang dijalani juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar, membangun kepercayaan diri, sekaligus menyampaikan pesan positif kepada teman-temannya,” kata Nana.
Menurut Nana, upaya membangun kesadaran terhadap bahaya narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk lingkungan sekolah dan para pelajar sendiri.
“Kami berharap pengalaman Rosa dapat memberikan motivasi kepada siswa lainnya untuk ikut dalam kegiatan positif. Pencegahan narkoba merupakan perhatian bersama dan dapat dimulai dari lingkungan terdekat, terutama sekolah dan pertemanan,” ujarnya.