pendidikan

Konfercab PGRI Sajira Rumuskan Arah Organisasi Lima Tahun untuk Wujudkan Guru Bermutu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:49 WIB
Keterangan : Foto bersama Camat Sajira H. Subekti, SKM, S.Kep., Ners, dengan jajaran pengurus dan peserta Konferensi Cabang PGRI Sajira Masa Bakti XXIII Tahun 2026–2031 di Aula SDN 1 Sajira

GERTAK.ID, LEBAK - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Sajira menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) Masa Bakti XXIII Tahun 2026–2031 di Aula SDN 1 Sajira, Kabupaten Lebak, Sabtu (13/6/2026). 

Agenda organisasi lima tahunan tersebut mengusung tema “Sinergi untuk Transformasi PGRI Menuju Guru Bermutu, Indonesia Maju.”

Konfercab merupakan forum tertinggi organisasi PGRI di tingkat cabang yang bertujuan menyampaikan dan mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, menyusun program kerja untuk periode mendatang, menetapkan kebijakan organisasi, memilih kepengurusan baru, serta menyerap aspirasi anggota sebagai bahan rekomendasi organisasi.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sajira H. Subekti, SKM, S.Kep., Ners., Ketua Pelaksana Konfercab Mohamad Aji Komarullah, S.Pd.I., M.Si., para kepala sekolah, pengurus PGRI, serta perwakilan guru dari berbagai satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Sajira.

Selain menjadi forum evaluasi dan penyusunan arah kebijakan organisasi, Konfercab juga menghasilkan kepengurusan baru PGRI Cabang Sajira untuk masa bakti 2026–2031. Dalam proses pemilihan yang berlangsung pada forum tersebut, Gusturani Subaja, S.Pd., terpilih sebagai Ketua PGRI Cabang Sajira menggantikan Bahrudin, S.Pd., yang telah menuntaskan masa kepemimpinannya pada periode sebelumnya.

Dalam sambutannya, Camat Sajira H. Subekti menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konfercab yang dinilainya sebagai wadah strategis untuk memperkuat peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Menurutnya, guru memiliki posisi penting dalam mencetak generasi unggul yang mampu menjawab tantangan zaman. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan harus terus diperkuat.

"Konferensi cabang ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan. Saya berharap PGRI Cabang Sajira dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang bermutu," ujar H. Subekti.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak dapat berjalan tanpa peran aktif guru yang profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi maupun kebutuhan peserta didik.

"Tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan saat ini. Guru harus terus meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya agar mampu menciptakan pembelajaran yang berkualitas. Dengan guru yang bermutu, kita optimistis dapat mewujudkan Indonesia yang maju," katanya.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Sajira terpilih, Gusturani Subaja, S.Pd., menilai Konfercab menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menentukan arah perjuangan PGRI selama lima tahun ke depan.

Menurutnya, tema yang diusung dalam konferensi kali ini menjadi refleksi sekaligus komitmen bersama untuk terus beradaptasi dengan perubahan dan tuntutan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

"PGRI harus mampu menjadi organisasi yang responsif terhadap perkembangan zaman. Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, kami ingin mendorong transformasi organisasi agar semakin mampu memberikan manfaat bagi para guru dan dunia pendidikan," ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas guru harus menjadi fokus utama organisasi karena guru merupakan ujung tombak dalam menciptakan generasi yang berkarakter, kompeten, dan berdaya saing.

Halaman:

Tags

Terkini