GERTAK.ID, Manggarai Barat - Sebuah video yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tando, Kabupaten Manggarai Barat, viral di media sosial. Rekaman tersebut menunjukkan aktivitas belajar mengajar yang berlangsung di ruang terbuka akibat keterbatasan fasilitas sekolah.
Dalam video yang beredar luas di berbagai platform, terlihat siswa kelas 3 mengikuti pelajaran di luar ruangan tanpa bangunan kelas. Meski demikian, para siswa tetap mengikuti pembelajaran dengan pendampingan guru.
Salah satu unggahan berasal dari akun TikTok @karlosdurman yang merekam langsung kondisi tersebut. “Ini kelas 3 yang tidak ada ruangannya, kita terpaksa sekolah di luar ruangan,” ucap perekam video.
Dalam rekaman itu, meja belajar ditata berderet di bawah pohon agar tetap teduh. Setiap meja diisi dua hingga tiga siswa, sementara guru mengajar dari meja yang diletakkan di bagian depan, menghadap sekitar 10 murid.
Selain itu, video juga menampilkan satu bangunan sederhana berbahan seng yang digunakan sebagai ruang belajar. Bangunan tersebut memiliki lantai tanah, sementara papan tulis hanya disandarkan di lantai saat digunakan.
“Ini ruangan kelas 2, berlantai tanah. Ini di dalam ruangan begini, selama ini kita pakai untuk kelas 2 dan kelas 3,” terangnya. “Tapi, ketika pelajaran sudah mulai, maka kelas 3 belajar di luar dan kelas 2 di dalam kelas,” lanjutnya.
Keterbatasan ruang membuat kegiatan belajar dilakukan secara bergantian. Siswa kelas 3 terkadang menggunakan ruang kelas 1 setelah kegiatan belajar selesai. Namun, saat cuaca mendukung, mereka memilih belajar di luar dan baru masuk ruangan setelah siswa kelas 1 pulang.
Bangunan berbahan seng tersebut diketahui merupakan hasil swadaya masyarakat dan terakhir direnovasi pada 2016. Sementara itu, SDN Tando yang dibangun pada 2014 kini memiliki total 68 siswa.
Kondisi ini memicu beragam respons dari warganet. Sejumlah komentar menyampaikan keprihatinan terhadap ketimpangan fasilitas pendidikan di daerah.
“Sedih sekali, sudah berapa kali ganti pemimpin Manggarai Barat, tapi Infrastruktur masih kayak gini,” tulis akun @pauo.
“Pemerintah lagi bangun sekolah dan memperbaiki sekolah rusak, ditambah bangun jembatan. Sabar dulu lagi,” tulis akun @mais.
“Kesenjangan kota dengan daerah sangat jauh, dari saya kecil sampai tua masih ada yang begini,” tulis akun @bot***7.
Sorotan publik terhadap kondisi SDN Tando kembali menegaskan masih adanya kesenjangan fasilitas pendidikan di sejumlah wilayah.***