pendidikan

Dinas Pendidikan Banten Turunkan Tim Investigasi Dugaan Kekerasan di SMAN 1 Cimarga

Minggu, 12 Oktober 2025 | 08:25 WIB

Lebak, Gertak.id – Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, terhadap seorang siswa berinisial ILP. KCD Pendidikan Banten segera mengirimkan tim ke lokasi untuk menelusuri kebenaran peristiwa tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (10/10/2025) dan menjadi sorotan publik setelah video pengakuan ILP beredar di media sosial. Dalam video berdurasi sekitar dua menit, ILP mengaku mendapat perlakuan kasar berupa tamparan dan tendangan dari kepala sekolah berinisial DF.

Menurut penuturan ILP, kejadian bermula saat dirinya dan beberapa teman sedang makan gorengan sambil merokok di sekitar sekolah. Kepala sekolah DF yang melihat perbuatan itu kemudian menegur dan meminta ILP mencari kembali puntung rokok yang telah dibuang. Karena tidak ditemukan, DF diduga melakukan tindakan kekerasan fisik.

Merasa tidak terima atas perlakuan tersebut, ibu korban, Tri Indah Alesti, langsung melaporkan kejadian itu ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lebak.

“Ya, sudah kami laporkan ke Unit PPA Polres Lebak. Kami berharap kasus ini diproses tuntas agar tidak ada lagi kekerasan di lingkungan sekolah,” kata Tri Indah melalui sambungan telepon, Minggu (12/10/2025).

Menanggapi hal itu, Kepala KCD Pendidikan Kabupaten Lebak, Gugun Nugraha, menegaskan bahwa pihaknya telah membentuk tim investigasi untuk mengumpulkan data dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

“Saya sudah menugaskan Kasi SMA dan pengawas untuk mendalami secara menyeluruh kejadian ini berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada,” jelas Gugun.

Ia memastikan penanganan kasus dilakukan secara objektif dan berkeadilan agar tidak mengganggu proses pembelajaran di sekolah.

“Saya berharap peristiwa ini tidak berdampak pada kegiatan belajar mengajar. Kami juga mengimbau agar semua pihak bersikap tenang, tidak terprovokasi, dan menyerahkan penanganannya kepada tim kami yang sudah turun ke lapangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, video pengakuan ILP telah beredar luas di media sosial sejak Sabtu (11/10/2025). Dalam video tersebut, ILP mengaku ditendang di bagian kaki dan punggung setelah dipergoki merokok oleh kepala sekolah.

Tags

Terkini