Pelaksanaan TKA, lanjutnya, diharapkan berlangsung secara jujur dan gembira.
Transformasi selanjutnya menyasar guru dan tenaga kependidikan, terutama mereka yang belum menempuh pendidikan strata S-1. Pemerintah menyiapkan anggaran beasiswa untuk mendukung guru melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
Adapun guru tidak harus menjalani pendidikan selama empat tahun karena dapat mengikuti skema rekognisi pembelajaran lampau (RPL).
“Nanti dihitung pengalaman mengajar, pelatihan, menulis buku, artikel, dan sebagainya,” kata Gogot.
Sementara itu, pendidikan karakter menjadi transformasi keempat. Gogot menyebut penggunaan ponsel secara berlebihan sebagai salah satu tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini.
“Anak-anak sekarang sudah malas mikir karena apa? Main gadget,” tegasnya.
Untuk penguatan karakter, Kemendikdasmen menjalankan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat melalui satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Adapun Bimbingan Teknis dan Finalisasi PKS tersebut diikuti 3.200 peserta. Kepala Subdirektorat Sarana, Prasarana, dan Tata Kelola Direktorat SD, Zimmy Zulkarnaen Iman, mengatakan peserta berasal dari unsur kepala sekolah, perencana, dinas pendidikan, serta perwakilan Balai Besar/Balai Penjaminan Mutu Pendidikan.
Kegiatan berlangsung di tujuh titik yang tersebar di empat kota, yakni Jakarta, Tangerang, Surabaya, dan Makassar.
Selain finalisasi PKS, peserta mendapatkan materi mengenai tindak pidana korupsi dari Kejaksaan Agung, aktivasi rekening dan pencairan, proses pelaporan, Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah), serta laporan keuangan dan perpajakan.
Lebih lanjut, Zimmy berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan kebutuhan dokumen dan membawa dokumen PKS setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Bisa menyegerakan untuk dokumen perencanaan dan terjadi kesepakatan menu,” ucapnya.
Artikel Terkait
Kemendikdasmen Umumkan Hasil Tes Kemampuan Akademik 2025, Sertifikat Bisa Dicetak Sekolah
Kabar Baik untuk Pendidikan Lebak, 83 Sekolah Direvitalisasi Kemendikdasmen, APBD Perbaiki 70 Ruang Kelas SD
Revitalisasi Sekolah 2026 Ditekankan Bersih dari Korupsi, Kemendikdasmen Perkuat Pengawasan