NABIRE, PAPUA TENGAH — GERTAK.ID — Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Jalasenastri ke-80 yang diperingati 27 Agustus 2026, Jalasenastri Cabang Lanal Nabire menggelar bhakti sosial di SD Inpres Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum berbagi kepedulian sekaligus membangun kebersamaan bersama para siswa. Sekitar 357 siswa SD Inpres Samabusa mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang.
Ketua Jalasenastri Cabang Lanal Nabire, Ny. Junita Mario Marco Wainarisi, bersama pengurus Jalasenastri hadir dalam kegiatan yang berlangsung dengan suasana penuh keakraban tersebut.
Kegiatan turut dihadiri Danlanal Nabire Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi, S.T., M.Tr.Opsla, Kepala SD Inpres Samabusa Petrus Priyanto, S.Pd., para guru, serta perwakilan keluarga besar Lanal Nabire.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam pagi yang diikuti para siswa dan pihak sekolah. Suasana semakin meriah ketika anak-anak mengikuti berbagai perlombaan yang telah disiapkan.
Sejumlah perlombaan yang digelar yakni tarik tambang, balap karung dan mencari permen dalam tepung. Tawa dan semangat para siswa mewarnai setiap perlombaan.
Tak hanya menghadirkan hiburan, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi kepedulian sosial. Jalasenastri Cabang Lanal Nabire menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa serta sembako kepada pihak sekolah.
Danlanal Nabire Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi mengatakan kegiatan tersebut telah direncanakan sebelumnya. Namun, pelaksanaannya baru dapat dilakukan karena rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di tingkat provinsi, kabupaten dan distrik cukup padat.
Ia menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah, para guru dan orang tua siswa yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Baca Juga: Update Gempa NTT: Jalan Trans Flores Terancam Putus hingga Jumlah Korban yang Bertambah
“Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Jalasenastri. Kami ingin merayakan dan memeriahkannya bersama anak-anak di SD Inpres ini,” ujar Mario.
Menurutnya, kegiatan bersama anak-anak tidak harus selalu dikemas secara formal. Permainan dan perlombaan dapat menjadi sarana penyegaran sekaligus membangun semangat anak-anak untuk lebih aktif mengikuti kegiatan di sekolah.