GERTAK.ID, LEBAK - Semangat kepramukaan tampak begitu terasa di lingkungan SDN 1 Pajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, saat sekolah tersebut menggelar kegiatan Perkemahan Sehari Pramuka Siaga, Penyematan Penggalang Ramu dan Tanda Kecakapan Khusus (TKK). Kegiatan yang diikuti puluhan peserta didik itu menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus penguatan keterampilan bagi anggota Pramuka sejak usia dini. Senin, (15/6/26)
Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan SDN 1 Pajagan tersebut diikuti oleh 27 peserta, terdiri dari 12 peserta putra dan 15 peserta putri. Seluruh peserta merupakan siswa SDN 1 Pajagan yang aktif dalam kegiatan kepramukaan.
Ketua Pelaksana kegiatan, Taufik Handoyo, M.G, menjelaskan bahwa perkemahan sehari ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter yang dikemas melalui aktivitas kepramukaan yang menyenangkan dan edukatif.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membangun karakter mandiri, disiplin, dan jiwa toleransi sejak dini pada peserta didik. Nilai-nilai tersebut sangat penting sebagai bekal mereka dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa depan," ujar Taufik.
Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan orang lain. Oleh karena itu, kegiatan kepramukaan perlu terus diperkuat melalui berbagai program yang menarik dan bermanfaat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, dilanjutkan dengan permainan besar, penjelajahan, serta berbagai materi kepramukaan yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi dan praktik untuk memperoleh Tanda Kecakapan Khusus (TKK), di antaranya keterampilan merapikan tenda, pembinaan kerohanian, mengenal tanda jejak, merapikan ruang tamu, hingga berbagai kegiatan pengamatan lingkungan.
Selain itu, peserta juga dibekali keterampilan membuat hasta karya dari bahan-bahan sederhana, sebagai upaya melatih kreativitas, ketelitian, dan kemampuan memanfaatkan barang yang ada di sekitar mereka.
Taufik menuturkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, kemandirian, dan kerja sama melalui pengalaman langsung di lapangan.
"Kami ingin anak-anak belajar melalui praktik. Mereka tidak hanya mendengar teori, tetapi merasakan langsung bagaimana bekerja sama, mematuhi aturan, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan," katanya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa tampak aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari permainan edukatif hingga kegiatan penjelajahan yang menguji kemampuan kerja sama dan keberanian mereka.
Menurut Taufik, semangat yang ditunjukkan peserta menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan tersebut.
"Peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka terlihat bersemangat, aktif bertanya, dan menikmati setiap materi yang diberikan. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan kegiatan kepramukaan di sekolah," ungkapnya.
Keberhasilan kegiatan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Pelaksanaan perkemahan melibatkan Kepala SDN 1 Pajagan beserta seluruh dewan guru yang turut berperan sebagai panitia, pembina, dan pendamping peserta selama kegiatan berlangsung.
Artikel Terkait
10 Atlet Pelajar Kecamatan Muncang akan Tampil di O2SN Lebak 2026, Ini Cabang yang Diikuti
Konfercab PGRI Sajira Rumuskan Arah Organisasi Lima Tahun untuk Wujudkan Guru Bermutu
Koncab PGRI Cipanas 2026 Berlangsung Sukses, Kepengurusan Baru Resmi Terbentuk
DPMD Banten Lakukan Identifikasi dan Inventarisasi Masyarakat Hukum Adat di Desa Wangunjaya Lebak