Di sisi lain, kisah perjuangannya yang viral di media sosial mulai membawa dampak positif. Rencana pembangunan jembatan untuk mempermudah akses menuju sekolah tersebut mulai mencuat.
Namun demikian, ia berharap perhatian juga diberikan pada perbaikan jalan yang rusak, terutama di titik-titik rawan yang semakin berbahaya saat hujan.
Menutup kisahnya, Bu Icha menyampaikan pesan kepada para guru di pelosok Indonesia agar tetap kuat dalam menjalankan tugas.
“Semoga rasa syukur kita masih jauh lebih besar dari luka dan sedih yang kita alami di jalan. Walaupun kita kalah di sarana dan prasarana, semoga kita tidak kalah dalam mendidik anak bangsa,” pungkasnya.
Kisah ini menjadi gambaran nyata bahwa di balik upaya pemerataan pendidikan, terdapat dedikasi para guru yang terus berjuang menghadapi keterbatasan demi memastikan proses belajar tetap berlangsung di wilayah terpencil.
Artikel Terkait
Ini dia Penyebab BKPSDM Lebak Coret 100 Lebih Honorer dari Usulan PPPK
Kisah Haru Pengungsi Aceh Tamiang, Nikmati Nasi Padang Setelah 2 Minggu Cuma Konsumsi Mi
9 Tahun Mengabdi, Seorang Honorer Palopo ini Gagal diangkat PPPK Paruh Waktu