PEKALONGAN – Sebanyak 133 kepala sekolah (Kasek) dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik negeri maupun swasta, mengikuti Bimbingan Teknis (Bintek) bertema Bimbingan Konseling dan Parenting yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Pekalongan.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (5/11/2025) di Gedung Diklat Kospin Jasa, Jl. Ki Mangun Sarkoro, Dekoro, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan.
Foto:Dok Red
Kepala Bidang (Kabid) Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, M. Ubaidila, menjelaskan bahwa tujuan utama Bintek ini adalah memperkuat pemahaman kepala sekolah tentang pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak.
“Kami berharap dengan materi yang diberikan, kepala sekolah dan guru, khususnya guru Bimbingan Konseling, tidak hanya mampu menangani permasalahan siswa, tetapi juga dapat mendampingi serta memotivasi mereka dalam proses belajar,” ujar Ubaidila.
Ia menambahkan, keterlibatan orang tua dalam mendukung pendidikan anak sangat menentukan keberhasilan pembelajaran di sekolah.
“Ketika siswa berada di sekolah, mereka didampingi guru. Namun di rumah, peran orang tua dan lingkungan menjadi kunci keberhasilan anak. Melalui kegiatan parenting ini, kami ingin memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga,” imbuhnya.
Wali Kota: Pendidikan Butuh Kolaborasi
Acara Bintek ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pekalongan, H. Achmad Afzan Arslan Djunaidi, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan dalam membangun karakter serta motivasi belajar siswa.
“Pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Sekolah, orang tua, dan lingkungan harus berjalan beriringan dalam membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter,” pesan Wali Kota.
Ada Pemantauan dan Evaluasi
Lebih lanjut, Ubaidila menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga disertai pemantauan dan evaluasi terhadap implementasinya di sekolah.
“Kami akan melihat sejauh mana sekolah menerapkan materi bimbingan konseling dan parenting ini. Kami ingin ada perubahan nyata dalam motivasi belajar dan sikap mental siswa setelah kegiatan ini,” jelasnya.
Berlangsung Lima Hari
Bintek dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 7 November 2025 untuk kepala sekolah. Sementara itu, pada 8–9 November, kegiatan serupa akan diikuti oleh guru kelas 10 dalam sesi lanjutan.
Dengan adanya kegiatan ini, Dinas Pendidikan berharap peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru dapat berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan keterlibatan aktif orang tua dalam pendidikan anak.