Kepala SMAN 1 Cimarga dan Siswa Indra Saling Memaafkan di Hadapan Gubernur Banten

Photo Author
Atippudin - BiroLebak, Gertakberita.com
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 13:52 WIB

Lebak, Gertak.id – Sebuah momen haru menjadi penutup kisah yang sempat mengguncang dunia pendidikan di Kabupaten Lebak. Kepala SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, dan siswanya, Indra, akhirnya saling memaafkan setelah insiden tamparan yang sempat viral di media sosial.

Pertemuan penuh kehangatan itu difasilitasi langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, di ruang kerjanya, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), pada Rabu (15/10/2025).

Peristiwa tersebut bermula pada Jumat (10/10/2025), saat Dini memergoki Indra tengah merokok di lingkungan sekolah ketika kegiatan Jumat Bersih. Menyesali perbuatannya, Indra kemudian meminta maaf kepada sang kepala sekolah.

“Ibu, saya minta maaf karena sudah membuat kesalahan yang fatal,” ujar Indra dengan nada penyesalan.

Dini pun membalas permintaan maaf itu dengan penuh ketulusan. Ia tak hanya memaafkan, tetapi juga turut meminta maaf atas tindakan dan perkataannya.

“Ibu maafkan, dan ibu juga minta maaf terkait kata-kata ibu. Semoga di hati kamu lukanya nanti hilang,” timpal Dini, dikutip dari TribunBanten.com.

Selain saling memaafkan, Dini juga menyampaikan doa agar Indra menjadi pribadi yang lebih baik dan sukses di masa depan. Ia berpesan agar Indra meneladani nasihat Gubernur Banten tentang pentingnya keikhlasan.

“Pak Gubernur telah memberikan pengajaran tentang keikhlasan. Mudah-mudahan Indra bisa legowo, dan ibu doakan Indra sukses,” ucap Dini kepada Indra.

Meski keduanya telah berdamai, belum dapat dipastikan apakah laporan polisi yang sebelumnya dibuat oleh orang tua Indra terhadap Dini akan dicabut.

Sebagai informasi, keluarga Indra sempat melaporkan Dini ke Polres Lebak, dan laporan tersebut telah diterima Unit PPA Satreskrim pada Jumat pekan lalu.

“Iya benar, kita sudah menerima laporannya pada Jumat oleh ibu dan anaknya,” ujar Kanit PPA Satreskrim Polres Lebak, Ipda Lembong.

Lembong menuturkan, sejumlah pihak telah dimintai keterangan terkait kasus ini.

“Dua orang terduga pelaku dan korban sudah kami mintai keterangan. Masih ada saksi lagi yang akan kita periksa,” katanya.(***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Atippudin - BiroLebak

Rekomendasi

Terkini

X