nasional

Guru di Bogor Protes Pengecekan MBG, Soroti Gangguan terhadap Kegiatan Mengajar

Selasa, 22 September 2026 | 23:40 WIB
Viral Guru di Bogor Protes Instruksi Pengecekan Makanan Program MBG./Dok.Instagram.com @reset.feeds - @sudaru_sudaryono

GERTAK.ID, BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang guru memprotes instruksi pengecekan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, guru itu terlihat mengendus makanan MBG sambil mempertanyakan tugas pemeriksaan yang harus dilakukan di sekolah.

Video tersebut diunggah akun Instagram @reset.feeds pada Selasa, 22 September 2026. Dalam rekaman, seorang guru perempuan tampak melakukan pengecekan terhadap makanan MBG dengan cara mengendus sejumlah porsi yang berada di dalam ompreng.

“Ada yang bilang, ini MBG harus dicium-cium dulu, diendus-endus dulu katanya,” ujar guru tersebut dalam video.

Ia kemudian mempertanyakan kewajiban melakukan pemeriksaan terhadap seluruh makanan yang akan dikonsumsi siswa.

“Ada yang bilang gitu coba, ini sebanyak gini harus diendus-endus semuanya,” tambahnya.

Dalam video itu, guru tersebut mengaitkan tugas pemeriksaan makanan dengan aktivitas mengajar yang menjadi tanggung jawabnya di sekolah. Ia menilai tugas tambahan tersebut dapat mengganggu kegiatan pembelajaran.

“Jadi tiba-tiba berubah fungsi guru jadi anjing pelacak sekarang,” katanya.

“Ini berapa biji ini? Kita pengajar bukan jadi tukang endus-endus MBG,” sambungnya.

Guru tersebut kemudian menyampaikan kekhawatiran bahwa kegiatan pemeriksaan makanan dapat membuat waktu untuk mengajar menjadi berkurang.

“Enggak ngajar, dong, kalau kayak gini,” ujarnya.

Sementara itu, instruksi mengenai keterlibatan guru dalam pengawasan makanan MBG sebelumnya disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono melalui akun Instagram resminya, @sudaru_sudaryono.

Dalam unggahan pada Jumat, 18 September 2026, Sudaryono meminta guru ikut menyantap menu MBG bersama peserta didik di sekolah. Menurutnya, keterlibatan guru juga berkaitan dengan pemeriksaan kondisi makanan sebelum dikonsumsi.

“Guru juga punya peran untuk ikut makan bersama peserta didik sekaligus memperhatikan kondisi makanan yang diterima,” kata Sudaryono.

Selain itu, ia meminta pihak sekolah memberikan masukan apabila menemukan pelayanan yang perlu diperbaiki.

Halaman:

Tags

Terkini