nasional

Polisi Tangkap Terduga Penjambret HP WNA India di Gondangdia, 2 Pelaku Diburu

Selasa, 8 September 2026 | 19:47 WIB
Menyoroti insiden pencurian yang dialami WNA asal India hingga terduga pelaku diamankan polisi di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat./(Instagram.com/@satreskrim_polrestrojakpus)

GERTAK.ID, JAKARTA - Polisi menangkap seorang terduga pelaku penjambretan telepon seluler milik warga negara asing (WNA) asal India di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Penangkapan dilakukan setelah video korban yang histeris usai kehilangan ponselnya beredar di media sosial.

Terduga pelaku berinisial NJ diamankan Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat di kediamannya di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Minggu, 6 September 2026 sekitar pukul 01.30 WIB.

Informasi penangkapan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, @satreskrim_polrestrojakpus, pada Selasa, 8 September 2026.

"Satreskrim Polres Metro Jakarta berhasil mengamankan pelaku jambret handphone yang terjadi di Jl. Gondangdia III Menteng, Jakarta Pusat," tulis keterangan tersebut.

Peristiwa penjambretan terjadi pada Jumat, 4 September 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, korban berjalan kaki dari depan hotel menuju tempat ibadah Mangala Vinayaka Ganesha Temple di Jalan Cikini IV, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam video yang beredar, korban tampak menangis dan histeris setelah ponselnya dibawa kabur oleh pelaku. Sejumlah warga kemudian terlihat berkumpul di sekitar korban untuk membantu dan menenangkannya.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi menyebut NJ berperan sebagai pengendara sepeda motor. Sementara itu, dua pelaku lainnya, yakni RK dan E, masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat.

RK diduga merupakan pelaku yang merampas telepon seluler Samsung S25 milik korban. Adapun NJ disebut berperan sebagai joki atau pengendara sepeda motor saat aksi berlangsung.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Sang Ngurah Wiratama mengatakan, kedua pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut diduga telah beberapa kali melakukan tindakan serupa.

"Yang merampas dari tangan korban yaitu inisial RK dan NJ ini yang menggunakan (mengendarai) sepeda motor," ungkap Wiratama di Jakarta, Selasa, 8 September 2026.

"Mereka berdua memang sudah beroperasi berulang kali," sambungnya.

Lebih lanjut, Wiratama mengatakan penyidik telah mengidentifikasi keberadaan RK dan masih melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan.

"Kalau RK ini sudah kita identifikasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa tertangkap," imbuhnya.

Sementara itu, polisi masih mendalami aktivitas para pelaku untuk mengetahui kemungkinan adanya korban lain yang pernah menjadi sasaran aksi serupa.

Halaman:

Tags

Terkini