Tanjung Enim,Sumsel,Gertak.id/ /, (2 Juni 2026) – Sejumlah warga Desa Tegal Rejo menyoroti kinerja Kepala Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, yang diduga jarang berada di kantor desa pada jam kerja. Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat karena dinilai menghambat pelayanan publik dan menyulitkan warga yang memiliki berbagai keperluan administrasi maupun penyampaian aspirasi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari beberapa warga, upaya untuk menemui kepala desa di kantor sering kali tidak membuahkan hasil karena yang bersangkutan diduga tidak berada di tempat tersebut. Tidak hanya itu, komunikasi melalui aplikasi WhatsApp yang dilakukan sejumlah warga juga disebut kerap tidak mendapatkan respons.
Situasi ini menimbulkan kekecewaan di masyarakat tengah yang mengharapkan pelayanan pemerintah desa berjalan optimal dan mudah diakses. Sebagai pemimpin desa, kepala desa mempunyai tanggung jawab untuk hadir, mendengar, serta memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat merasa ditinggalkan oleh pemimpinnya sendiri. Pelayanan publik harus menjadi prioritas utama karena masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Warga berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk melakukan evaluasi terhadap pelayanan pemerintah desa sehingga berbagai keluhan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara serius. Masyarakat juga berharap Kepala Desa Tegal Rejo dapat memberikan klarifikasi atas berbagai keluhan yang berkembang agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
( Tim )