Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemulihan hunian dan infrastruktur harus berjalan seiring dengan pemulihan ekosistem serta mata pencaharian masyarakat. Tanpa restorasi ekologi yang terencana dan berkelanjutan, risiko kerentanan ekonomi dan bencana berulang dinilai akan tetap tinggi.
Dalam konteks nasional, Prof. Achmad menilai Aceh memiliki peluang menjadi model rekonstruksi pascabencana yang tidak hanya membangun kembali wilayah secara fisik, tetapi juga memulihkan ekosistem, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong pembangunan berkelanjutan.