nasional

Teror Bom Molotov DJ Donny disorot Firdaus Oiwobo, Dinilai Sarat Kepentingan

Jumat, 2 Januari 2026 | 10:57 WIB
Respons Firdaus Oiwobo (Kanan) soal Teror Bom Molotov DJ Donny (Kiri) tuai Perhatian Publik./Dok.(Instagram.com/@dj_donny - @m.firdausoiwobo_sh)

Jakarta, Gertak.id - Kasus teror yang menimpa influencer Ramond Donny Adam alias DJ Donny menjadi sorotan publik setelah rekaman CCTV terkait peristiwa tersebut beredar luas di media sosial. 

Teror itu terjadi di kediaman Donny di kawasan Jakarta pada Rabu, 31 Desember 2025, dan diduga dilakukan oleh orang tak dikenal.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat aksi pelemparan bangkai ayam hingga bom molotov ke rumah DJ Donny pada dini hari. Menyusul kejadian tersebut, Donny menyampaikan pernyataan terbuka yang ditujukan kepada pelaku teror.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @dj_donny pada Jumat, 2 Januari 2026, Donny menilai pelaku masih amatir.

"Saya ingin mengucapkan selamat tahun baru di 2026. Untuk orang yang melempar bom molotov, lebih baik belajar lagi," ungkapnya.

"Sudah gitu, habis lempar bom, mereka lari seperti dikejar anjing seperti bocil (bocah kecil)," imbuh Donny.

Sejalan dengan itu, Donny secara resmi melaporkan kasus teror tersebut ke Polda Metro Jaya. Ia menjelaskan bahwa sejumlah barang bukti masih berada di lokasi kejadian.

“Jadi pecahan kaca dan pecahan bom molotovnya masih ada di rumah saya," ujar Donny kepada awak media di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada 31 Desember 2025.

"Masih ada di rumah saya, belum saya apa-apain di TKP-nya, makanya saya mau lapor dulu,” sebutnya.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 31 Desember 2025. Dalam laporan itu, terlapor disangkakan dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan/atau Pasal 187 KUHP dan/atau Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 356 KUHP. Donny turut melampirkan rekaman CCTV yang sebelumnya telah diunggah ke media sosial.

Dalam keterangannya, Donny menegaskan bahwa aksi teror tersebut tidak hanya membahayakan dirinya, tetapi juga mengancam keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Menurut tindakan ini sudah bukan hanya merugikan diri saya, tapi juga mengancam keamanan keluarga. Bukan hanya keluarga, tapi orang sekitar,” ungkap Donny.

Diketahui, teror bom molotov ini merupakan ancaman kedua yang diterima Donny. Sebelumnya, pada Senin, 29 Desember 2025, Donny dan keluarganya menerima paket berisi bangkai ayam disertai pesan ancaman.

“Saya buka, isinya rupanya bangkai ayam. Ayam dipotong kepalanya," tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini