nasional

Prabowo : Penertiban Kawasan Hutan Baru Permulaan

Rabu, 24 Desember 2025 | 19:54 WIB
Prabowo saat menghadiri acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12)./Dok.Promedia

Jakarta, Gertak.id - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa langkah penertiban kawasan hutan dan penyelamatan kekayaan negara yang tengah dilakukan pemerintah masih berada pada tahap awal. Ia memastikan upaya tersebut akan terus dilanjutkan secara lebih masif ke depan.

Prabowo menyampaikan, berbagai temuan yang berhasil diungkap sejauh ini baru menggambarkan sebagian kecil dari praktik penyimpangan besar yang telah merugikan bangsa dan negara selama puluhan tahun.

“Apa yang kita capai hari ini sesungguhnya baru ujung dari kerugian bangsa dan negara,” kata Prabowo saat menghadiri acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12).

Ia menjelaskan, praktik penyimpangan dalam pengelolaan kawasan hutan dan kekayaan negara berlangsung dalam jangka waktu lama dan dilakukan secara sistematis oleh pihak-pihak yang mengedepankan keserakahan.

“(Mereka) berani melecehkan negara, menganggap pejabat di setiap eselon bisa dibeli dan disogok,” tegasnya.

Sejak menerima mandat sebagai Presiden, Prabowo menekankan komitmennya untuk melawan korupsi serta perampokan kekayaan negara. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah pembentukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) tiga bulan setelah pelantikan.

Menurut Prabowo, kinerja Satgas PKH mulai menunjukkan hasil dengan berhasil menyelamatkan keuangan negara hingga Rp6 triliun. Meski demikian, ia menilai capaian tersebut masih jauh dari keseluruhan potensi yang dapat dipulihkan.

“Ini baru permulaan. Jika diteliti dengan sungguh-sungguh, potensi kerugian negara bisa mencapai ratusan triliun rupiah,” bebernya.

Prabowo mengibaratkan negara sebagai tubuh manusia, di mana kekayaan negara merupakan darah yang harus dijaga agar tidak terus mengalami kebocoran.

“Jika setiap hari bocor karena korupsi, penyelundupan, laporan palsu, dan suap, maka negara akan runtuh,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan akan tetap berada di garis terdepan dalam upaya pemberantasan korupsi dan penyelamatan aset negara, meski tantangan yang dihadapi tidak ringan.

“Saya dipilih dan dilantik oleh rakyat Indonesia, dan saya siap mengorbankan segalanya demi rakyat Indonesia. Bagi saya, itu adalah kehormatan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada Satgas PKH yang disebutnya sebagai patriot bangsa. Ia menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama lintas lembaga dalam menjaga serta melindungi kekayaan negara.

“Sekali lagi, atas nama rakyat Indonesia, saya ucapkan terima kasih. Mari kita teruskan perjuangan ini. Jangan gentar, jangan surut semangat. Kita berada di jalan yang benar dan jalan yang mulia membela kepentingan jutaan rakyat Indonesia,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini