nasional

Jalur Darat Terputus, Kota Langsa Terima Bantuan 1,5 Ton via Helikopter

Rabu, 3 Desember 2025 | 10:30 WIB

Banda Aceh Gertak.id — Kodam Iskandar Muda (Kodam IM) menyalurkan bantuan logistik senilai 1,5 ton untuk warga terdampak bencana di Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur. Bantuan dikirim menggunakan Helikopter MI-17 V5 bernomor registrasi HA-5157 dari Lanud Sultan Iskandar Muda pada Selasa, 2 Desember 2025.

Pengiriman melalui udara dilakukan sebagai langkah cepat merespons kebutuhan masyarakat yang masih kesulitan akibat terputusnya sejumlah jalur darat. Distribusi logistik di wilayah terdampak sebelumnya mengalami keterbatasan karena medan yang sulit dan akses jalan yang terendam banjir.

Helikopter MI-17 V5 dipilih karena kapasitas angkutnya yang besar dan kemampuannya menjangkau area yang sulit diakses kendaraan darat, sehingga dianggap paling efektif untuk misi bantuan jarak menengah.

Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, menegaskan bahwa pengiriman logistik ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Kodam IM dalam mendukung pemerintah daerah mempercepat penanganan bencana.

“Pengiriman hari ini merupakan bagian dari upaya berkesinambungan Kodam IM untuk memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi. Kami akan terus memantau kondisi di wilayah terdampak dan menambah bantuan bila diperlukan,” ujar Pangdam Iskandar Muda.

Bantuan yang disalurkan mencakup paket makanan siap konsumsi Eprokal, vitamin, obat-obatan penting, serta perlengkapan pendukung kesehatan. Seluruh logistik telah dipersiapkan oleh personel Kodam IM agar dapat segera dibagikan begitu tiba di Langsa.

Setelah menempuh penerbangan beberapa puluh menit, helikopter dijadwalkan mendarat langsung di titik distribusi yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Dari lokasi tersebut, bantuan akan disalurkan kepada warga yang paling membutuhkan dengan dukungan personel TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan relawan setempat.

Selain distribusi logistik, Kodam IM juga memonitor kondisi warga secara langsung untuk memastikan kebutuhan mendesak dapat segera terpenuhi. Pangdam Joko menambahkan bahwa TNI selalu siap memberikan dukungan kapan pun dibutuhkan.

Aksi cepat pengiriman bantuan melalui udara ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat terdampak, terutama di tengah tantangan akses jalan yang putus akibat banjir dan longsor. Pemerintah daerah dan Kodam IM menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai instansi terkait akan terus dilakukan agar distribusi bantuan tetap lancar dan tepat sasaran.

Terkini