“Belum apa-apa sudah (diajukan) jadi wapres. Jadi, akhirnya kita malah tidak punya yang namanya zaken kabinet karena kita sendiri yang mendorong setiap orang itu begitu populer sedikit, dianggap Satrio Piningit,” jelasnya.
Menurutnya, penerapan zaken kabinet hanya dapat terwujud jika publik mampu memisahkan posisi menteri dari kepentingan politik.
“Kalau kita setuju dia (Purbaya) orang yang bekerja, bisa bekerja, mari kita dudukkan sebagai zaken kabinet, jangan dulu kita bawa-bawa ke politik,” ujarnya.
Sebelumnya, Purbaya telah menegaskan bahwa dirinya tidak berminat terjun ke dunia politik setelah kabar disebut-sebut dilirik Partai Amanat Nasional (PAN).
“Saya nggak tertarik politik, saya mau kerja aja,” kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 29 Oktober 2025.