Ia menambahkan, penjadwalan itu penting agar kehadiran pejabat negara tidak salah tempat.
“Kenapa per bulan, karena kalau ada acara di luar kota atau di luar negeri ya kita pilih datang atau enggak. Jangan sampai acara yang ecek-ecek kita datangi,” terang Roy.
Roy juga menyoroti penggunaan anggaran negara dalam setiap kegiatan yang dihadiri Wapres.
“Ini pakai uang rakyat, Wapres datang ke situ pasti pengamanannya, protokolnya, belum paspampres, pasti ada biaya penyelenggaraan, mendatangkan orang juga,” paparnya.
Meski demikian, Roy menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Gibran.
“Jadwal itu akhirnya pilihan di tangan dia (Gibran), dia mau datang ke yang mana. Jadi kan nggak mungkin itu di luar pengetahuan dia. Pasti Setwapres sudah mengatur sedemikian detail, proper, terstruktur,” tandasnya.