BATAM,gertak.id - Anggota Komisi III DPR RI, Rizki Faisal*, mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam mengendalikan situasi pasca bentrokan di kawasan Setokok, Jembatan 3 Barelang, Kota Batam.
Rizki menilai pengamanan yang dilakukan *Polda Kepri* dan *Polresta Barelang* penting untuk menjaga kondusivitas wilayah setelah bentrokan yang menimbulkan korban jiwa.
Baca Juga: Danramil Silat Hilir Pimpin Gotong Royong Perbaiki Jembatan Penghubung Antar Desa
“Saya mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dan seluruh pihak terkait yang telah bergerak mengendalikan situasi pasca bentrokan di Setokok. Yang terpenting sekarang adalah memastikan situasi tetap aman dan tidak terjadi bentrokan susulan,”ujar Rizki Faisal, Selasa[15/9].
*DESAK POLISI PERKUAT LANGKAH PREVENTIF*
Meski mengapresiasi, Rizki meminta Polda Kepri dan Polresta Barelang tidak berhenti pada penanganan pascakejadian. Ia mendorong penguatan langkah preventif di titik-titik rawan.
“Polda Kepri dan Polresta Barelang perlu terus memperkuat langkah preventif. Jangan sampai ada aksi balasan atau bentrokan susulan yang kemudian membuat persoalan semakin meluas,” katanya.
Baca Juga: Gubernur Helmi Hasan Dorong Penguatan Layanan bagi ASN dan Pensiunan
Rizki juga meminta penegakan hukum dilakukan secara *tegas, terukur, profesional, dan objektif* terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat.
“Siapa pun yang terbukti terlibat harus diproses sesuai hukum. Tetapi prosesnya harus tetap profesional, objektif dan berdasarkan alat bukti. Ini penting agar masyarakat mendapatkan rasa keadilan sekaligus kepastian hukum,”tegasnya.
*SELESAIKAN KONFLIK LEWAT JALUR HUKUM*
Menurut Rizki, jika bentrokan berawal dari *sengketa lahan*, maka penyelesaiannya harus dikembalikan ke mekanisme hukum.
“Kalau ada persoalan atau sengketa, selesaikan melalui jalur hukum. Bukan dengan kekerasan. Negara memiliki mekanisme hukum untuk menyelesaikan setiap persoalan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, terutama narasi yang dapat memperbesar konflik.