“Gak disangka ujian muncul begitu saja, dari Cibinong perjalanan aman aja sampe pasming kereta ketahan 06.55 SD jam 08.08 baru jalan,” unggahnya.
Sejumlah penumpang kemudian memilih menggunakan moda transportasi alternatif di tengah gangguan perjalanan tersebut.
Untuk membantu mengurai antrean penumpang, Transjakarta menambah armada pada rute D11 Terminal Depok–Cawang Sentral dan rute 4B Stasiun UI–Manggarai pada Kamis (20/8/2026).
Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta Ayu Wardhani mengatakan, penambahan armada tersebut dilakukan untuk membantu penyerapan penumpang sekaligus menyediakan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang terdampak gangguan Commuter Line relasi Bogor–Jakarta Kota.
“Memobilisasi armada pendukung merupakan langkah integrasi yang dilakukan guna membantu penyerapan pelanggan, serta menyediakan rute alternatif bagi masyarakat terdampak,” ungkap Ayu.
Artikel Terkait
Kemenhub Bidik Bekukan Izin Green SM, Imbas Kecelakaan Maut KA Argo Bromo–KRL di Bekasi
Kisah Pilu Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ayah Arinjani Novita Tak Kuasa Saat Motor Anaknya Pulang Tanpa Pemilik
Viral Dugaan Pelecehan di Stasiun Kebayoran, Pria Terciduk Sembunyi di Bawah Peron Intip Penumpang KRL