Vendor Roti di Kota Serang Bagikan Pesan dari SPPG, Minta Kualitas Roti Diturunkan demi Harga Murah hingga Janji Bakal Berlangganan untuk MBG

Photo Author
Khairil Akhyar, Gertakberita.com
- Jumat, 5 Juni 2026 | 19:38 WIB

Gertak.id// (05/06/2026) - Sebuah unggahan di media sosial Threads tentang kelakuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga minta manipulasi harga pada vendor roti tengah viral.

Utas viral di Threads itu pertama kali diunggah oleh akun @spidolls yang membagikan tangkapan layar pesan WhatsApp dengan petugas SPPG.

Dalam pesan tersebut, terlihat bahwa SPPG terkait dan pengunggah utas berada di Kota Serang.

“Akhirnya ngebuktiin sendiri kalau MBG ini lahan basah,” tulisnya dalam utas tersebut, dikutip pada Jumat, 5 Juni 2026.

SPPG Minta Turunkan Kualitas dan Manipulasi Nota

Pengunggah utas mengungkapkan bahwa pada 9 April 2026 lalu, ada petugas SPPG yang menghubunginya untuk memproduksi roti seharga Rp1.500.

“Tanggal 9 April diminta kasih harga roti Rp1.500 padahal harga aslinya Rp3.000, tapi nota tetap harus ditulis 3.000,” tulisnya.

“Habis itu semua chat hilang ditarik. Semalam chat lagi, ternyata masih juga nego harga roti,” sambungnya.

Sementara dalam pesan chat yang dibagikan, pengunggah utas sebagai penjual menyatakan dirinya tak bisa mengurangi harga roti karena bahan pembuatannya yang naik.

“Minta harga Rp1.500 per biji, dikurangi aja ukurannya bu, pakai tepung dan susu curah enggak apa-apa,” tulis pesan yang dikirim pihak SPPG.

“Minta harga Rp1.500, tapi di nota ditulis Rp3.000. Enggak bisa ya, bu?” lanjutnya.

Penjual juga mengungkapkan bahwa dirinya tak tega jika harus menurunkan kualitas roti untuk dikonsumsi anak-anak.

“Saya yang enggak tega jualnya kalau gitu, apalagi buat dimakan anak-anak nantinya. Cari vendor lain aja teh, saya belum bisa kalau begitu,” jawab penjual.

Masih belum menyerah, pihak SPPG juga menjanjikan tawaran kerja sama untuk terus berlangganan jika harga dikurangi.

Sudah Laporkan SPPG Terkait pada Pihak Berwenang

Setelah utasnya viral hingga mendapat likes lebih dari 29 ribu, pengunggah mengabarkan jika dirinya tak bisa membuka SPPG mana yang menghubunginya tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Khairil Akhyar

Rekomendasi

Terkini

X