“Harapan kami sederhana, kalau memang ini program untuk masyarakat, ya harus terbuka. Dari awal sampai pelaksanaan, anggarannya jelas, biar tidak menimbulkan prasangka,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan identitasnya.
Warga lainnya juga menilai keterbukaan informasi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.
“Kalau semua transparan, masyarakat pasti mendukung. Tapi kalau tertutup, apalagi sampai ada informasi seperti ini, wajar kalau masyarakat jadi bertanya-tanya,” katanya.
Sebagai informasi, program Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program unggulan pemerintah pada era Presiden Prabowo Subianto, selain program Makan Bergizi Gratis (MBG). Oleh karena itu, Gede menekankan pentingnya transparansi dan efisiensi agar program strategis tersebut berjalan optimal dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat.
“Jadi inilah momen kita sebenarnya kalau mau efisiensi, itu sebenarnya di sini (Program Koperasi Merah Putih),” pungkas Gede Sandra
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah maupun pengelola program Kopdes Merah Putih terkait informasi tersebut. Dugaan yang disampaikan masih memerlukan verifikasi dan investigasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Artikel Terkait
Langkah Nyata Dukung Program Nasional, Desa Gunung Batu Bentuk KOPDES Merah Putih
Hentikan Simpang Siur! BIMTEK Bukan Ladang Bisnis, Dinas UKM Harus Usulkan Anggaran Bimtek Kopdes di Perubahan APBK 2025 Selaras Program Presiden Prabowo