Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tertinggi

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Senin, 4 Mei 2026 | 11:32 WIB
Harga BBM Nonsubsidi Naik per 4 Mei 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik per 4 Mei 2026

GERTAK.ID, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai 4 Mei 2026. Penyesuaian ini merupakan yang kedua setelah perubahan harga pada 18 April 2026 untuk sejumlah produk BBM nonsubsidi.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina pada Senin, 4 Mei 2026, kenaikan harga terjadi pada beberapa jenis BBM nonsubsidi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Harga Pertamax Turbo naik dari Rp19.400 per liter menjadi Rp19.900 per liter. Sementara itu, Dexlite mengalami kenaikan dari Rp23.600 per liter menjadi Rp26.000 per liter. Adapun kenaikan tertinggi terjadi pada Pertamina Dex, yakni dari Rp23.900 per liter menjadi Rp27.900 per liter.

Di sisi lain, tidak semua produk BBM nonsubsidi mengalami penyesuaian. Harga Pertamax dan Pertamax Green tetap dipertahankan, masing-masing sebesar Rp12.300 per liter dan Rp12.900 per liter.

Selain itu, harga BBM subsidi juga tidak mengalami perubahan. Pertalite masih dijual dengan harga Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap berada di angka Rp6.800 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menyampaikan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga minyak mentah di pasar global.

“Produk nonsubsidi pada prinsipnya mengikuti harga keekonomian dan mengacu pada ketentuan dan peraturan yang berlaku,” ujar Roberth dalam keterangannya pada Senin, 4 Mei 2026.

“Namun sebagai BUMN yang menjalankan mandat strategis negara, Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis semata, tetapi juga memperhatikan kondisi terkini di masyarakat, daya beli pelanggan golongan pengguna BBM nonsubsidi, serta stabilitas nasional,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Roberth menegaskan bahwa dalam menetapkan harga baru, Pertamina Patra Niaga turut mempertimbangkan faktor sosial ekonomi serta upaya menjaga kondisi yang kondusif.

“Karena itu tidak semua produk mengalami penyesuaian harga, sebagian tetap dipertahankan agar tetap kompetitif serta relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Sebelumnya, pada penyesuaian harga 18 April 2026, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa harga Pertamax dan Pertamax Green 95 tidak mengalami kenaikan karena kedua produk tersebut banyak digunakan masyarakat.

“Harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” kata Baron dalam keterangannya pada 18 April 2026 lalu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Atippudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X