Penjelasan Feri Amsari soal Dukungan RI ke Palestina yang Bikin Abu Janda Emosi hingga Utarakan Kata-kata Kotor saat Live

Photo Author
Khairil Akhyar, Gertakberita.com
- Rabu, 11 Maret 2026 | 16:34 WIB

Gertak.id// Sebagian publik di media sosial (medsos) tengah ramai menyoroti aksi kontroversial yang dilakukan pegiat media sosial sekaligus Aktivis pro-Israel, Permadi Arya alias Abu Janda.

Pasalnya, Abu Janda dinilai melakukan hal yang tidak pantas saat menjadi salah satu narasumber dalam siaran live sebuah program diskusi di salah stasiun tv swasta.

Terlebih, saat berdebat dengan Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, Abu Janda tampak terpancing emosi dan mengeluarkan kata-kata kotor.

Peristiwa ini lantas menjadi viral setelah potongan video perdebatan Abu Janda vs Feri Amsari itu beredar luas di medsos.

Perdebatan itu terjadi dalam siaran program televisi 'Rakyat Bersuara', pada Selasa, 10 Maret 2026 malam.

Lantas, bagaimana perdebatan itu bermula hingga akhirnya Abu Janda tersulut emosi saat siaran live tersebut? Begini ceritanya.

Feri Amsari: Kita Punya Hutang Besar ke Palestina

Perdebatan bermula saat Feri Amsari menjelaskan tentang alasan Indonesia terus mendukung Palestina dan gejolak politik pada masa kemerdekaan 1945.

Dalam kesempatan itu, Feri menyebut Indonesia memiliki ikatan diplomatik yang kuat dengan Palestina, meski saat itu PBB belum mengakui keberadaan Palestina.

"Kalau bilang utang sejarah, sebenarnya kita punya utang budi yang besar terhadap bangsa Palestina, itu sebabnya seluruh Presiden kita mendukung Palestina," kata Feri Amsari.

Setelah mendengarkan penjelasan itu, Abu Janda justru meradang.

Aktivis pro-Israel itu lantas memotong pernyataan Feri dengan nada tinggi. Permadi menyebut narasi tersebut sebagai hoaks.

Abu Janda: 1945 Belum Ada Bangsa Palestina

Dalam kesempatan yang sama, Abu Janda mengklaim pada tahun 1945 belum ada negara Palestina.

"Tidak ada, tak ada hutang sama Palestina, utang apa, Anda jangan ngaco," paparnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Khairil Akhyar

Rekomendasi

Terkini

X