Ketua Dewan Pers Apresiasi Buku Ambang Sandyakala Jurnalisme Karya Ketua SMSI DIY Jafarudin

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Minggu, 8 Maret 2026 | 11:29 WIB
Jafarudin menyerahkan buku Ambang Sandyakala Jurnalisme,kepada Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, didampingi Prof. Dr. H. Yuddy Crisnandi, Firdaus, dan Heru Subeno Arief./Dok.JPromedia
Jafarudin menyerahkan buku Ambang Sandyakala Jurnalisme,kepada Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, didampingi Prof. Dr. H. Yuddy Crisnandi, Firdaus, dan Heru Subeno Arief./Dok.JPromedia

Jakarta, Gertak.id - Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, mengapresiasi buku berjudul Ambang Sandyakala Jurnalisme, Salam Sayang untuk Dewan Pers karya Ketua Serikat Media Siber Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (SMSI DIY), Jafarudin.

Apresiasi tersebut disampaikan Komaruddin saat menerima langsung buku dari penulisnya seusai pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 SMSI di Millennium Hotel Sirih, Jakarta, pada Jumat–Sabtu, 6–7 Maret 2026.

Menurut Komaruddin, karya tulis dalam bentuk buku dari kalangan wartawan saat ini tergolong jarang. Karena itu, buku yang ditulis Jafarudin dinilai layak mendapat perhatian.

“Jarang wartawan menulis buku. Pasti akan saya baca,” tutur Komaruddin.

Lebih lanjut, ia mendorong komunitas pers tidak hanya berfokus pada keberlangsungan ekonomi media, tetapi juga membangun kualitas intelektual dan budaya belajar di kalangan jurnalis.

“Bangun komunitas yang bukan hanya working community, tetapi learning community. Pers harus terus belajar sekaligus mengawal agenda besar bangsa,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komaruddin menerima buku didampingi Ketua Dewan Pakar SMSI, Prof. Dr. H. Yuddy Crisnandi, Ketua Umum SMSI Firdaus, serta wartawan senior Heru Subeno Arief.

Yuddy Crisnandi juga menyampaikan apresiasi terhadap karya Jafarudin—yang akrab disapa Fafa. Menurutnya, buku Ambang Sandyakala Jurnalisme merupakan bentuk ikhtiar intelektual seorang wartawan dalam menuangkan gagasan dan pemikirannya bagi keberlangsungan pers, khususnya media siber di Indonesia.

“Jarang wartawan menulis buku sekarang. Jangan takut bersikap kritis selama konstruktif dan bertujuan membantu pemerintah menyukseskan program-program pembangunan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum SMSI Firdaus menilai isi buku tersebut merefleksikan berbagai persoalan yang relevan dengan dinamika organisasi media siber.

“Buku ini mengupas persoalan-persoalan yang relevan dengan kita (SMSI). Buku ini bagus, saya harap anggota SMSI membacanya juga,” tuturnya.

Hal senada disampaikan wartawan senior Hersubeno. Ia menilai sikap kritis yang dituangkan dalam buku tersebut menunjukkan bahwa wartawan juga memiliki peran sebagai intelektual publik.

“Bagus, terus berkarya,” katanya kepada Fafa.

Sebagai penulis, Jafarudin mengaku bersyukur dan bangga karena bukunya mendapat perhatian dari sejumlah tokoh pers nasional. Ia menilai penerimaan Ketua Dewan Pers terhadap bukunya menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik yang konstruktif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Atippudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X